EmitenNews.com - Graha Andrasentra (JGLE) sepanjang 2025 membukukan rugi bersih Rp46,42 miliar. Bengkak 74,18 persen dari periode sama akhir 2024 minus sejumlah Rp26,65 miliar. Dengan hasil itu, rugi per saham dasar atau dilusian emiten Grup Bakrie tersebut bertambah menjadi Rp2,06 dari sebelumnya tekor Rp1,18. 

Pendapatan bersih Rp155,77 miliar, mengalamai penyusutan 5,94 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp165,62 miliar. Beban pokok pendapatan Rp55,01 miliar, bengkak dari akhir tahun 2024 senilai Rp47,65 miliar. Laba kotor terkumpul sejumlah Rp100,76 miliar, mengalami penyusutan dari episode sama tahun sebelumnya Rp117,97 miliar. 

Beban penjualan Rp8,43 miliar, bengkak dari Rp5,44 miliar. Beban umum dan administrasi Rp84,54 miliar, mengalami penciutan dari Rp89,68 miliar. Total beban usaha Rp92,97 miliar, turun dari Rp95,12 miliar. Laba usaha Rp7,78 miliar, mengalami perosotan secara signifikan dari Rp22,84 miliar. 

Laba atas pembelian diskon Rp12,10 miliar dari nihil. Bagian rugi bersih entitas asosiasi Rp46,56 miliar, bengkak dari Rp18,54 miliar. Beban bunga dan keuangan Rp10,21 miliar, menyusut dari sebelumnya Rp15,41 miliar. Beban lain-lain Rp54,21 miliar, bengkak dari Rp49,49 miliar. 

Ekuitas bersih Rp1,08 triliun, mengalami penciutan dari akhir tahun sebelumnya Rp1,11 triliun. Defisit Rp815,2 miliar, bengkak dari Rp768,78 miliar. Total liabilitas Rp429,71 miliar, naik tipis dari akhir 2024 sejumlah Rp427,17 mmiliar. Total aset Rp1,51 triliun, mengalami penyusutan dari Rp1,53 triliun. (*)