Empat Saham Lepas Suspensi, Dua Emiten Suami Puan Ngebut
:
0
Lantai perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan empat saham yang sebelumnya disuspensi, yakni Sanurhasta Mitra (MINA), Red Planet Indonesia (PSKT), Bukit Uluwatu Villa (BUVA), serta Buana Artha Anugerah (STAR).
Keputusan tersebut mulai berlaku pada Rabu (3/12), sebagaimana disampaikan oleh Pande Made Kusuma Ari A., Kepala Divisi Peraturan dan Operasional Perdagangan BEI, yang menekankan pentingnya kewaspadaan investor terhadap pergerakan harga yang tidak wajar.
Pada pembukaan perdagangan Rabu (3/12), tiga saham langsung menguat, STAR memimpin reli dengan lonjakan 24,80 persen atau 62 poin ke Rp312.
Dua saham milik Hapsoro yaitu suami Puan Maharani juga kembali menunjukkan tenaga beli kuat. MINA naik 9,71 persen atau 40 poin ke Rp452, disusul PSKT menanjak 16,13 persen atau 50 poin ke Rp360. Sementara itu, saham Hapsoro bertitel BUVA masih bertahan stagnan di Rp1.375 di papan FCA.
Kinerja historis STAR dalam sepekan, STAR sudah melesat 98,41 persen dari Rp157. Sejak sebulan terakhir, kenaikannya mencapai 252,11 persen dari Rp71 per 3 November 2025. Jika dihitung sejak awal tahun, saham ini telah menanjak 400 persen dari harga awal Rp50.
Pergerakan PSKT juga tak kalah agresif. Dalam sepekan, saham ini menambah 56,57 persen ke Rp310. Dalam sebulan, kenaikannya 126,28 persen dari Rp137. Sepanjang tahun berjalan, PSKT telah melonjak 868,75 persen dari posisi awal Rp32.
Saham MINA pun terus menanjak. Dalam sepekan naik 37,33 persen ke Rp415, dan dalam sebulan menguat 131,46 persen dari Rp178. Jika ditarik sejak awal tahun, MINA sudah melesat 776 persen dari posisi Rp47.
Sementara BUVA, meski stagnan di Rp1.375, masih mencatat performa bulanan yang solid dengan kenaikan 87,07 persen dari Rp735. Sepanjang tahun, BUVA melonjak 2.650 persen dari harga awal Rp50. (*)
Related News
BEI Jalankan Program Liquidity Provider, Ini 5 Saham yang Dikuotasikan
18 Usaha Gadai Ilegal di Bali Dibawa ke Satgas Pasti, Cek Kesalahannya
Oknum Pegawai Gelapkan Dana Umat Gereja Rp28M, OJK Panggil Bos BNI
BEI Beri Sanksi 204 Emiten, Ada WIKA, KAEF, TINS, MNCN, hingga PADI
Presidensi G20 AS 2026, Gubernur BI Ungkap Tiga Respon Kebijakan
BEI Sentil 204 Emiten Bandel, Beri Peringatan Tertulis I





