BEI Tegaskan RI Masih di Emerging Market, Tepis Isu Downgrade Pasar
:
0
Mainhall BEI.
EmitenNews - Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa Indonesia masih tetap berada di kategori emerging market. Hal ini sekaligus menepis isu yang beredar ihwal penurunan status Indonesia ke frontier market.
Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakam optimismenya bahwa status Indonesia masih bertahan di kategori emerging market.
Menurutnya, isu penurunan kasta Indonesia ke frontier market merupakan informasi yang tidak akurat.
"Ada informasi yang tidak akurat beredar di pasar terkait dengan tangkapan layar seolah-olah ada pengumuman MSCI bahwa Indonesia ditempatkan di frontier market, yang ternyata itu adalah informasi yang salah," ujar Jeffrey kala menemui wartawan di gedung BEI, Kamis (4/6/2026/.
Jeffrey juga mengingatkan kepada investor agar senantiasa mengecek keabsahan informasi yang diperoleh.
Karena BEI optimistis status Indonesia masih bertahan di emerging market seiring dengan kondisi fundamental pasar yang dinilai positif.
"Kami memiliki ekspektasi yang sangat tinggi bahwa Indonesia akan tetap di emerging market," tegasnya.
Berdasarkan MSCI Global Investable Market Indexes Methodology edisi Mei 2026, Indonesia hingga kini masih berstatus Emerging Market.
"Pasar kini menantikan dua agenda penting MSCI: Global Market Accessibility Review pada 19 Juni 2026 dan Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026,” ujar Hendra Wardana, Founder Republik Investor.
Hendra meyakini posisi RI tetap kokoh di Emerging Market. Namun ia menyebut status itu tak otomatis menahan tekanan jika kepercayaan investor goyah.
Related News
HUT Ke-34, BEI Pacu Jangkauan Pendanaan Global di 3 Bursa Asing!
BEI Dorong Insentif Pajak Bertingkat untuk Dongkrak IPO & Free Float
Lepas Suspensi, Saham Ini Terbang 4,88 Persen di Sesi II
OJK Beberkan Tak Ada Putusan Downgrade dan Outflow dari Indeks S&P DJI
OJK Limpahkan Eks Dirut BPR SAWA ke Jaksa, Terancam 15 Tahun Penjara
Gandeng Bursa Singapura & Hong Kong, BEI Didorong Jadi IPO Hub ASEAN





