Februari Berlanjut, Penyaluran Beras SPHP Tak Berjeda
Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras dipastikan tetap berjalan di Januari ini usai tutup tahun 2025.(Foto:Badan Pangan Nasional)
EmitenNews.com - Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras dipastikan tetap berjalan di Januari ini usai tutup tahun 2025. Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog memastikan ketersediaan pasokan beras SPHP dapat terjaga di berbagai lini pasar, sehingga dapat lebih mudah ditemui masyarakat.
"Jadi kaitan dengan beras SPHP yang alokasi tahun 2025, sisa target sampai saat ini perlu disalurkan kembali. Kemudian, kebijakan Kementerian Keuangan melalui Badan Pangan Nasional dan Bulog, beras SPHP 2025 masih dapat diperpanjang sampai dengan 31 Januari 2026," terang Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy dalam telewicara di Jakarta pada Selasa (13/1/2026).
"Selanjutnya mulai bulan Februari, sudah ada alokasi SPHP beras untuk 2026 sebesar 1,5 juta ton sepanjang tahun ini. Jadi tidak ada jeda penyaluran beras SPHP untuk masyarakat. Beras SPHP senantiasa hadir bagi masyarakat Indonesia sebagai pilihan konsumsi dengan harga yang terjangkau," ucap Sarwo.
Konsistensi penyaluran beras SPHP ini penting untuk memberi efek penekan ke harga beras umum di pasaran. Dalam Panel Harga Pangan Bapanas mulai terlihat pergerakan rerata harga beras medium secara nasional, meskipun masih berada tidak jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kendati demikian, nantinya berkat proyeksi produksi beras bulanan secara nasional yang akan semakin tinggi karena mendekati panen raya, maka dapat mempengaruhi pergerakan harga menjadi lebih stabil. Di momen tersebut, SPHP beras akan disalurkan lebih selektif.
Dalam Proyeksi Neraca Pangan Nasional Tahun 2026 update per Januari, produksi beras nasional di Januari dapat berada di 1,79 juta ton dan Februari dapat mencapai 2,98 juta ton. Sementara puncak panen raya diperkirakan di Maret dan April yang dapat mencapai hingga 5 juta ton untuk masing-masing bulannya.(*)
Related News
Pertamina NRE Gandeng Suzhou Kembangkan Pembangkit Tenaga Sampah
Program S'RASA Antarkan Kecap Indonesia Masuk Pasar Belanda
HPE Konsentrat Tembaga dan Emas Periode Kedua Januari 2026 Naik Lagi
Sektor Digital Diperkirakan Bisa Sumbang 20 Persen Pertumbuhan Ekonomi
Siap-siap! Biaya Admin Debit dan Tabungan Bank Mandiri Segera Naik
IHSG Rekor, Asing Akumulasi Rp7,3 Triliun





