Makin Bengkak, GOTO Akumulasi Rugi Rp215,33 Triliun
:
0
Mitra Driver Gojek berkonvoi menuju gedung Kementerian Perhubungan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Goto Group (GOTO) sepanjang 2025 mengemas rugi bersih Rp1,18 triliun. Menipis sekitar 77,08 persen dari episode akhir tahun 2024 dengan boncos Rp5,15 triliun. Dengan hasil itu, rugi per saham dasar dan dilusian ikut terpangkas menjadi Rp1,12 dari periode sebelumnya Rp4,80.
Pendapatan bersih Rp18,32 triliun, melesat 15,29 persen edisi sama tahun sebelumnya Rp15,89 triliun. Total biaya dan beban Rp18,7 triliun, naik tipis dari Rp18,13 triliun. Itu terdiri dari beban pokok pendapatan Rp7,74 triliun, bengkak dari Rp7,41 triliun. Beban umum dan administrasi Rp3,98 triliun, turun dari Rp4,39 triliun.
Beban penjualan dan pemasaran Rp3,09 triliun, bengkak dari Rp2,84 triliun. Beban pengembangan produk Rp2,15 triliun, bertambah dari Rp1,75 triliun. Beban operasional dan mendukung Rp974,46 miliar, turun dari Rp975,51 miliar. Beban penyusutan dan amortisasi Rp748,55 miliar, naik tipis dari Rp744,17 miliar.
Rugi usaha Rp378,25 miliar, mengalami pemangkasan 83,48 persen dari periode sama akhir tahun lalu Rp2,24 triliun. Penghasilan keuangan Rp573,1 miliar, susut dari Rp736,44 miliar. Biaya keuangan Rp535,15 miliar, naik dari Rp494,05 miliar. Untung selisih kurs Rp111,86 miliar, turun dari Rp289,92 miliar.
Rugi tahun berjalan Rp1,5 triliun, menipis dari Rp5,27 triliun. Total ekuitas Rp28,71 triliun, drop dari Rp30,4 triliun. Akumulasi rugi Rp215,33 triliun, bengkak dari Rp214,11 triliun. Jumlah liabilitas Rp17,04 triliun, bertambah dari Rp12,8 triliun. Total aset Rp45,75 triliun, melonjak dari Rp43,2 triliun. (*)
Related News
Jadi Pengendali, Kharisma Cipta Towerindo Tambah Porsi Saham BALI
Bali Towerindo (BALI) Urai Transaksi 2 Entitas Usaha, Perkuat Kinerja
Terus Tambah Porsi, Ram Punjabi Kini Kuasai 68,84 Persen Saham RAAM
RUPS Toba Surimi (CRAB) Pilih Dirut Baru Lalu Bayar Dividen 29 Oktober
Waskita Karya (WSKT) Lunasi Obligasi Rp722M, Tempuh Mekanisme Ini
Emiten Semen Tiga Roda INTP Lebur LBA ke Dalam BI, Aset Jadi Rp400,8M





