Fundamental Rapuh, Saham LUCY Menjadi Buruan Investor
:
0
Pengurus Lima Dua Lima Tiga alias Lucy in The Sky dalam RUPS Luar Biasa belum lama ini. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - PT Lima Dua Lima (LUCY) mengalami tekanan berat selama tahun 2025. Itu terefleksi dari raihan rugi bersih Rp43 miliar, bengkak sekitar 258,3 persen dari episode sama tahun sebelumnya Rp12 miliar.
Pendapatan LUCY anjlok 18 persen menjadi Rp82 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp100 miliar. Beban pokok pendapatan Rp36 miliar, bertambbah 2,9 persen dari fase sama akhir 2024 senilai Rp35 miliar.
Beban operasi meningkat 18,8 persen menjadi Rp101 miliar dari sebelumnya Rp85 miliar. Itu membuat rugi usaha Rp56 miliar, melonjak sebesar 180 persen dibanding tahun sebelumnya Rp20 miliar. Aset Rp83 miliar, turun 38,5 persen dibanding tahun sebelumnya Rp135 miliar.
Liabilitas tercatat Rp57 miliar, berkurang 12,3 persen dari tahun sebelumnya Rp65 miliar. Ekuitas tercatat Rp83 miliar, menyusut drastis 38,5 persen dari sebelumnya Rp135 miliar.
Di sisi lain, LUCY menjadi salah satu dari 9 emiten yang termasuk ke dalam daftar High Shareholding Consentration (HSC) dengan pemegang saham secara agregat menguasai 95,47 persen dari total saham.
Kendati demikian, pada perdagangan Senin (6/4) saham LUCY justru alami kenaikan 9,76 persen atau 100 poin ke level Rp1.125. Bahkan, secara year to date, LUCY sempat menyentuh level Rp2.290 pada pertengahan triwulan I 2026. (*)
Related News
Pakai Jet Garuda Kembali Buka Penerbangan Komersial di Bandara Bandung
Timeline 3 Proyek Smelter Vale (INCO) Mundur, Ada Eksplor Tambang Baru
Santer Rumor! Saham BYAN ARA–Market Cap Salip Emiten Prajogo (BREN)
Top 3 Emiten Rumah Sakit Konglo, Juaranya SILO, MIKA, atau HEAL?
Top 10 Sell Foreign Sepekan, TPIA Milik Prajogo Paling Banyak Dilepas!
Top 10 Buy Foreign Sepekan, DSSA & Big Banks Banyak Diakumulasi Asing!





