Gelar Book Building, Teknologi Karya Digital Pasang Harga Rp140-220 per Lembar
Rencananya, 70 persen dana hasil IPO untuk modal kerja seperti biaya operasional proyek pekerjaan pengambang kota pintar.
Sisanya, 30 persen untuk belanja modal seperti penambahan wilayah operasional di Jawa Barat.
Untuk diketahui, dalam 7 bulan tahun 2022, perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp4,823 miliar dari hasil pendapatan sebesar Rp52,413 miliar.
Related News
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya
Austindo (ANJT) Tunda Laporan Keuangan 2025, Audit Masih Berjalan
Laba Neobank (BBYB) Melangit 2.745 Persen Jadi Rp565,69 Miliar!
PerkuatĀ Ekspansi, RAJA Karungkan Pertumbuhan Laba 20 Persen di 2025
Turun Tipis, SUNI Bukukan Laba di Rp192 Miliar di 2025





