EmitenNews.com - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia terus menunjukkan komitmennya, mendampingi nasabah melewati masa-masa sulit melalui pembayaran klaim. Generali Indonesia mewujudkan hal itu melalui pembayaran klaim perawatan bagi salah satu nasabah di Semarang, Jawa Tengah, Dian, yang terdiagnosa sakit kanker paru dan harus menjalani serangkaian pengobatan di Singapura. 

Hari ini, Senin (9/9/2024), manajemen Generali Indonesia yang diwakili oleh Windra Krismansyah selaku Head of Corporate Communications menyerahkan bingkisan sehat kepada nasabah, Dian, dan suaminya, Fendry, didampingi financial planner Generali Indonesia, Yosephine Soemarni. Penyerahan berlangsung dalam acara ramah tamah di Kantor Pemasaran AG – Semarang Platinum HQ, Sim Square Lt dasar No. L09, RS Telogorejo. Jl. K.H. Ahmad Dahlan Semarang 50134. 

Dian sudah menjadi nasabah Generali Indonesia selama 7 tahun, yang saat ini masih menjalani kemoterapi di sebuah rumah sakit di Singapura. 

Berbagi pengalamannya, Dian mengungkapkan, tidak pernah menyangka bisa jatuh sakit di usia yang relatif muda. Ia pikir kanker itu hanya bisa diderita oleh orang tua. Ternyata, sesuai keterangan dokter bahwa kanker semakin banyak diderita oleh anak muda. Ia mengaku sempat khawatir akan proses pengobatan yang harus dilalui, karena membutuhkan waktu dan biaya tidak sedikit. 

“Tapi, Puji Tuhan, pengobatan saya hingga saat ini berjalan baik dan sepenuhnya ditanggung dari manfaat asuransi kesehatan. Seluruh biaya pengobatan yang hingga saat ini mencapai nilai lebih dari Rp4,5 miliar ditanggung oleh Generali Indonesia. Agen pun dengan sigap mendampingi melewati setiap masa-masa tersebut. Terima kasih Generali telah membuktikan janjinya pada saya," katanya.

Windra Krismansyah mengungkapkan, sudah merupakan bagian dari salah satu value Generali Indonesia, Deliver on The Promise, perseroan sepenuhnya memenuhi janji kepada nasabah melalui pembayaran klaim sesuai ketentuan polis. Nasabah selalu menjadi prioritas, dan seluruh aspek yang terkait nasabah selalu menjadi perhatian, termasuk pembayaran klaim. 

“Kami berharap dengan pengalaman dari nasabah ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki proteksi, khususnya di tengah risiko kesehatan dan inflasi medis yang tinggi. Dengan adanya proteksi asuransi, nasabah akan terlindungi secara finansial jika terjadi risiko sakit dan bisa tetap fokus menjalani pengobatan dan proses penyembuhan,” urai Windra Krismansyah.

Sepanjang Januari-Agustus 2024, Generali Indonesia telah membayarkan klaim senilai Rp866,5 miliar. Pembayaran tersebut untuk lebih dari 189.000 kasus klaim yang terdiri atas klaim meninggal dunia, klaim kesehatan dan klaim penyakit kritis. 

Secara total klaim, terjadi peningkatan sebesar 13,8% (year on year) dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Dari total klaim ini 79%-nya merupakan klaim kesehatan. 

Terus meningkatnya pembayaran klaim, khususnya pada klaim kesehatan, ini membuktikan masih tingginya risiko kesehatan yang juga dibarengi dengan tingginya inflasi medis yang memicu kenaikan harga obat-obatan maupun layanan medis. Hal ini terbukti dari hasil survei Willis Towers Watson, dalam 2024 Global Medical Trends yang mengungkapkan bahwa inflasi medis Indonesia diprediksi terjadi hingga 13%, lebih besar 4x lipat dari prediksi inflasi ekonomi Indonesia.