Genjot Bisnis Layanan Digital, Surge (WIFI) Bakal Punya Pendapatan Tambahan Rp150 M

Hermansjah Haryono Direktur Utama Surge dan Komisaris Utama Surge Rudiantara saat menyampaikan keterangannya setelah RUPST. Foto/Istimewa
Tahun ini, menurut dia, Surge memutuskan laba 2021 seluruhnya dicadangkan untuk modal kerja, khususnya untuk pengembangan bisnis. “Ini menjadi alasan bagi perseroan untuk tidak membagikan dividen pada tahun ini,” ucap dia.
Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Surge, Rudiantara mengatakan, secara umum bisnis pada industri digital terus berkembang sejalan dengan mulai kembalinya aktivitas para pebisnis. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan bisnis inti Surge di sektor konektivitas. “Ini yang menjadi salah satu alasan Surge bahwa kondisi di lapangan mendukung berbagai target perseroan pada 2022,” ujar dia.
Direktur Pengembangan Usaha Surge, Martha Rebecca mengatakan, Surge juga telah memulai terobosan terbaru dalam industri periklanan dan broadband dengan mengadakan program lelang media periklanan dan lelang bandwidth pertama secara online pada awal 2022.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar