Genjot Bisnis Layanan Digital, Surge (WIFI) Bakal Punya Pendapatan Tambahan Rp150 M
Hermansjah Haryono Direktur Utama Surge dan Komisaris Utama Surge Rudiantara saat menyampaikan keterangannya setelah RUPST. Foto/Istimewa
Tahun ini, menurut dia, Surge memutuskan laba 2021 seluruhnya dicadangkan untuk modal kerja, khususnya untuk pengembangan bisnis. “Ini menjadi alasan bagi perseroan untuk tidak membagikan dividen pada tahun ini,” ucap dia.
Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Surge, Rudiantara mengatakan, secara umum bisnis pada industri digital terus berkembang sejalan dengan mulai kembalinya aktivitas para pebisnis. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan bisnis inti Surge di sektor konektivitas. “Ini yang menjadi salah satu alasan Surge bahwa kondisi di lapangan mendukung berbagai target perseroan pada 2022,” ujar dia.
Direktur Pengembangan Usaha Surge, Martha Rebecca mengatakan, Surge juga telah memulai terobosan terbaru dalam industri periklanan dan broadband dengan mengadakan program lelang media periklanan dan lelang bandwidth pertama secara online pada awal 2022.
Related News
Melesat 15 Persen, JRPT Bungkus Laba Rp1,3 Triliun
Modal Kuat, CLEO Kebut Operasi 3 Pabrik Tahun IniĀ
Serentak! 7 Pengendali Serok Saham GOOD Rp83,26 Miliar
Surplus 33 Persen, SIMP Koleksi Laba Rp2,07 Triliun
Sudahi 2025, LPPF Tabulasi Laba Rp725,38 Miliar
Kompak, Laba dan Penjualan SIDO Tumbuh Tipis





