Genjot Performa, BIPI Kebut Mini LNG Plant Jawa Timur
Potret salah satu proyek garapan Astrindo Nusantara. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Astrindo (BIPI) tengah mengembangkan, dan menggenjot bisnis perseroan. Itu dilakukan melalui fasilitas mini LNG Plant Jawa Timur. Proyek tersebut diproyeksi beroperasi pada kuartal II 2026.
”Proyek ini diarahkan untuk menangkap lonjakan permintaan gas di kawasan industri Jawa Timur, dan diharap mulai mencatat penjualan pada periode sama, sehingga berkontribusi pada pendapatan berkelanjutan perseroan,” tukas Kurniawati Budiman, Corporate Secretary Astrindo.
Tindakan itu, merupakan rencana strategis perseroan untuk melakukan transformasi model bisnis dari ketergantungan pada pendapatan batu bara cenderung melemah menuju sektor energi bersih, dan infrastruktur gas. Itu sangat penting untuk menciptakan pertumbuhan lebih berkelanjutan.
Maklum, harga acuan batu bara internasional sejak 2023 masih mengalami koreksi, dan masih belum recover. Namun, dalam beberapa tahun ke depan, permintaan terhadap batu bara diperkirakan masih tetap ada. Pemangkasan target produksi batu bara nasional menjadi 600 juta metrik ton (MT) diharap mendongkrak harga batu bara.
Perseroan tidak memungkiri saat ini persaingan batu bara global makin intens karena permintaan dari China dan India turun. Kondisi tersebut memaksa perusahaan Indonesia termasuk perseroan, harus bersaing tidak hanya dengan sesama domestik, tetapi juga dengan pemain global seperti Rusia, dan Australia.
Selain itu, persaingan dalam negeri tetap kuat, didukung jumlah pemain besar, dan menengah bersaing di segmen produk, dan efisiensi. So, regulasi pemerintah, dan kepatuhan persaingan usaha sangat penting untuk menjamin persaingan sehat. Harga komoditas menekan margin juga membuat perseroan mencari strategi daya saing baru. (*)
Related News
PGN Patok Target Salurkan 877 BBTUD Gas Pada 2026
Tiga Petinggi Merdeka Gold (EMAS) Undur Diri, Ada Apa?
Bawah Gocap, Pengendali WINR Buang 65,69 Juta Lembar
Izin Investor, COCO Racik Right Issue 10,67 Miliar Lembar
Akhiri 2025, Laba dan Penjualan BISI Kompak Melejit
Buyback, Japfa (JPFA) Siapkan Rp528 Miliar





