EmitenNews.com - PT Gunung Raja Paksi (GGRP) meraup penjualan bersih USD46 juta pada kuartal I-2026, naik sekitar 6,98 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya USD43 juta.

Seiring kenaikan penjualan, beban pokok penjualan berhasil ditekan menjadi USD42 juta, turun sekitar 6,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya USD45 juta. Sehingga menghasilkan laba bruto USD3 juta, berbalik dari sebelumnya mengalami rugi bruto USD1 juta.

Selain beban pokok penjualan, efisiensi juga terlihat pada sejumlah pos biaya lain, seperti beban penjualan, beban umum dan administrasi, hingga biaya keuangan. Hal ini mendorong perseroan mencatatkan laba sebelum pajak sebesar USD1 juta, berbalik dari rugi sebesar USD6 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Pada kuartal I-2026, GGRP mencatat laba periode berjalan dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat 120 persen menjadi USD1 juta, berbanding terbalik dibanding tahun sebelumnya mencatat rugi USD5 juta. Laba per saham USD0,00010, berbalik dibandingkan tahun sebelumnya rugi USD0,00186.

Dari sisi neraca, GGRP membukukan total aset USD773 juta pada kuartal I-2026, meningkat sekitar 6,77 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya USD724 juta. Aset tersebut terdiri dari aset lancar sebesar USD190 juta dan aset tidak lancar USD583 juta.

Liabilitas USD119 juta pada kuartal I-2026, melonjak sekitar 67,61 persen dibandingkan tahun sebelumnya USD71 juta. Liabilitas terdiri dari liabilitas jangka pendek USD43 juta dan liabilitas jangka panjang USD75 juta. Ekuitas USD654 juta, naikan tipis 0,15 persen dibanding akhir tahun lalu USD653 juta.

Adapun kas dan setara kas pada awal periode tercatat USD70 juta, turun sekitar 17,65 persen dibanding tahun sebelumnya USD85 juta. Sementara itu, kas dan setara kas pada akhir periode tercatat USD54 juta, merosot sekitar 47,06 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya USD102 juta. (*)