Giliran Bank CIMB Niaga (BNGA), Emiten Menara Grup Jarum (TOWR) Ubah Pinjaman Rp750 M

EmitenNews.com - Emiten menara Grup Jarum PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) kembali melakukan Akta perubahan dan pernyataan kembali Perjanjian kredit anak usahanya. Kali ini dengan PT. Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) pada tanggal 2 November 2023.
Monalisa Irawan Corporate Secretary TOWR dalam keterangan tertulisnya Senin (6/11) menuturkan bahwa CIMB Niaga sebagai pemberi pinjaman dan Iforte sebagai peminjam telah menandatangani Penambahan sublimit fasilitas dalam Pinjaman transaksi khusus (uncommitted . on a revolving basis) sebesar maksimum Rp750 miliar.
Protelindo setuju memberikan jaminan perusahaan untuk pelaksanaan kewajiban Iforte sehubungan dengan perubahan pinjaman ini dan tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha TOWR.
Monalisa menambahkan pemberian jaminan ini merupakan transaksi afiliasi serta bukan merupakan transaksi benturan kepentingan dan bukan transaksi material sesuai regulasi OJK dalam POJK No. 42 Tahun 2020 dan POJK No.17/POJK.04/2020.
Sebelumnya Protelindo dan Iforte telah melakukan Perubahan Perjanjian kredit dan transaksi valuta asing dengan PT. Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) pada tanggal 20 Oktober 2023.
Protelindo dan Iforte telah menandatangani perubahan perjanjian kredit sebesar Rp1 triliun yang ditandatangani pada 21 Maret 2022. Protelindo, Iforte dan Bank Danamon sepakat memperpanjang jatuh tempo akhir sampai dengan 12 September 2024.
Sebelumnya lagi anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yaitu Protelindo dan Iforte telah melakukan Perubahan Perjanjian kredit dan transaksi valuta asing dengan PT. Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) pada tanggal 17 Oktober 2023.
Anak usaha TOWR yaitu Protelindo dan Iforte telah menandatangani perubahan perjanjian kredit dari Maybank yang telah ditandatangani pada tanggal 11 Oktober 2022 sebesar Rp500 miliar.
Fasilitas pinjaman tersebut jatuh tempo pada 11 Oktober 2023. Namun setelah diamandemen oleh Protelindo, Iforte, dan BNII, tanggal jatuh tempo pinjaman diperpanjang menjadi 10 Oktober 2024.
Related News

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar