GOTO Raih Laba Rp171M di Q1-2026, Perolehan Pertama dalam Sejarah
:
0
Aplikasi GoPay dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
EmitenNews.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat perolehan laba bersih pertama kali dalam sejarah perusahaan pada kuartal I-2026 sekaligus membalikkan posisi rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dalam laporan keuangan konsolidasian non audit kuartal I 2026 yang dipublikasikan pada Selasa, (28/4/2026), GOTO membukukan laba bersih Rp171 miliar, berbalik dari rugi Rp367 miliar pada kuartal I 2025.
Perolehan profit tersebut didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang signifikan, yaitu sebesar Rp5,3 triliun hingga akhir Maret 2026. Angka ini tumbuh 26% secara year-on-year dari Rp4,2 triliun per Maret 2025.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan di seluruh segmen, mulai dari jasa pengiriman, imbalan jasa e-commerce, hingga iklan dan lain-lain.
Untuk diketahui, imbalan jasa e-commerce merupakan pendapatan yang diterima oleh GOTO dari Tokopedia sebagai bagian dari aksi korporasi dekonsolidasi Tokopedia di tahun 2024.
Nilai imbalan jasa e-commerce yang diterima GOTO dari Tokopedia pada kuartal I 2026 mencapai Rp288 miliar atau meningkat 33% year-on-year.
Keberhasilan mencapai laba bersih dan membalikkan rugi usaha didukung oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 26% year-on-year jauh lebih tinggi daripada kenaikan beban dan biaya GOTO yang hanya 11% year-on-year menjadi Rp4,9 triliun.
Hasilnya, GOTO sukses membukukan laba usaha sebesar Rp418 miliar di kuartal I 2026, berbalik dari rugi usaha Rp193 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, arus kas yang diperoleh dari aktivitas operasi GOTO juga melonjak pesat, meningkat 3,5 kali lipat menjadi Rp1,1 triliun hingga akhir Maret 2026, dibandingkan Rp301 miliar pada Maret 2025.
Per akhir Maret 2026, GOTO mencatatkan jumlah aset Rp46,8 triliun, liabilitas sebesar Rp18,0 triliun, dan ekuitas sebesar Rp28,8 triliun.
Related News
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?
PART Mau Gelar Rights Issue dan Buyback, Simak Rinciannya!





