GPF Alihkan 1,42 Miliar Saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) Rp2 per Lembar
:
0
EmitenNews.com - Goto Peopleverse Fund (GPF) terus menggulirkan saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO). Terbaru, GPF mengalihkan 1.428.708.616 helai alias 1,42 miliar eksemplar. Pendistribusian saham untuk karyawan, dan konsultan GoTo itu telah dibereskan pada Kamis, 8 Juni 2023.
Pengalihan saham dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp2 per lembar. Nah, dengan skema harga tersebut, transaksi pendistribusian saham GoTo tersebut bernilai kurang lebih sekitar Rp2,85 miliar. Menyusul penuntasan transaksi itu, timbunan saham GPF terus mengerucut.
Tepatnya, meluruh menjadi 84,60 miliar lembar alias setara dengan porsi kepemilikan 7,14 persen. Mengalami reduksi sekitar 0,12 persen dari sebelum terjadinya pengalihan dengan donasi tidak kurang 86,03 miliar lembar. Tabungan saham sebesar itu, setara dengan 7,26 persen.
”Tujuan transaksi untuk pengalihan saham kepada peserta program kepemilikan saham karyawan, dan konsultan GoTo Gojek Tokopedia sebagaimana telah disebutkan dalam prospektus initial public offering (IPO) GoTo,” tulis R A Koesoemohadiani, Corporate Secretary GoTo Gojek Tokopedia.
Sekadar informasi, pengalihan saham kepada peserta program kepemilikan saham karyawan, dan konsultan GoTo Gojek Tokopedia sebagaimana telah dijabarkan dalam prospektus IPO GoTo terjadi sejak 19 Mei sampai 8 Juni 2023 melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia.
Di mana, telah dialihkan sejumlah 1.428.708.616 saham Seri A dengan harga pengalihan Rp2-105. Peristiwa itu, menyebabkan kepemilikan GPF baik langsung dan tidak langsung menjadi 84.603.584.874 saham Seri A atau mewakili 7,14 persen kepemilikan saham GPF dalam GoTo Gojek Tokopedia. (*)
Related News
Ada Emiten Cum Dividen Hari Ini, Bagikan Total Rp1 Triliun
PTBA Tarik Kredit Jumbo, Manfaatkan Fasilitas ini
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA





