EmitenNews.com - PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba masing-masing sebesar 5% dan 4% pada tahun 2025. Optimisme ini didukung oleh rencana penambahan armada baru untuk memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat.

Rengga Tumenggung, Sekretaris Perusahaan HAIS, menyatakan bahwa kenaikan pendapatan dan laba akan sejalan dengan pertumbuhan volume pengangkutan. "Perusahaan menargetkan kenaikan pendapatan sebesar 2%-5%, laba kotor naik 2%-5%, dan laba bersih tumbuh 1%-4%," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (20/12).

Untuk mendukung target tersebut, HAIS berencana menambah empat set armada baru berupa tongkang dan kapal tunda (tugboat & barges) pada tahun 2025. Penambahan armada ini dilakukan secara bertahap, dengan satu set armada baru akan beroperasi pada semester I dan tiga set lainnya pada semester II.

Saat ini, HAIS mengoperasikan 18 tongkang dan 19 kapal tunda. Armada tersebut terdiri dari 10 tongkang berukuran 300 ft dengan kapasitas sekitar 7.500 MT untuk angkutan curah kering, 8 tongkang berukuran 330 ft dengan kapasitas 10.000 MT curah kering, serta satu tongkang khusus CPO berkapasitas 500 kl curah basah.

Sepanjang Januari hingga September 2024, HAIS mencatat pendapatan sebesar Rp765 miliar, meningkat dari Rp681 miliar pada periode yang sama tahun 2023. Namun, laba kotor perusahaan tercatat turun dari Rp191 miliar menjadi Rp175 miliar, sementara laba bersih juga mengalami penurunan dari Rp119 miliar menjadi Rp90 miliar.

Meski menghadapi penurunan laba pada 2024, perusahaan tetap optimistis bahwa strategi penambahan armada baru akan mendukung pencapaian target kinerja di tahun mendatang. Dengan kapasitas pengangkutan yang lebih besar, HAIS berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan pelanggan serta meningkatkan profitabilitasnya di tengah persaingan industri pelayaran.