Harap Akses e-Meterai Dari Distributor Resmi, Peruri Bagikan Daftarnya
Peruri mengimbau masyarakat agar mengakses e-Meterai hanya dari distributor resmi. Dok. Peruri.
EmitenNews.com - Masyarakat diminta berhati-hati dalam mengakses meterai elektronik. Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) mengimbau masyarakat memperoleh e-Meterai hanya melalui distributor resmi untuk menghindari potensi penyalahgunaan atau risiko keamanan.
“Seluruh distributor resmi menyediakan sistem yang aman dan terpercaya,” kata Head of Corporate Secretary Peruri Adi Sunardi dalam keterangan di Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Seperti diketahui e-Meterai merupakan meterai dalam bentuk elektronik yang memiliki fungsi sama dengan meterai fisik. Namun, lebih mudah diakses dan digunakan secara digital, terutama dalam proses pendaftaran yang berbasis daring.
Penggunaan e-Meterai diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2021 tentang Pengadaan, Pengelolaan dan Penjualan Meterai.
Dengan sistem yang sepenuhnya digital, e-Meterai memungkinkan masyarakat untuk melakukan pembelian dan penggunaan secara lebih fleksibel.
“Ini menjadikan proses administrasi lebih efisien, cepat, serta selaras dengan perkembangan layanan berbasis daring yang semakin luas di Indonesia,” jelasnya.
Daftar distributor resmi meterai elektronik terkini yang bekerja sama dengan Peruri di antaranya:
- PT Peruri Digital Security
https://e-meterai.co.id/
Helpdesk: helpdesk@peruridigit.co.id
- PT Mitra Pajakku
https://pajakku.e-meterai.co.id
Helpdesk: support@pajakku.com
- PT Mitracomm Ekasarana
https://mitracomm.e-meterai.co.id
Helpdesk: 0899 9741 907 (WhatsApp)
- Digital Logistik Internasional (DLI)
https://dli.e-meterai.co.id
Helpdesk: sales@vas.id
- PT Pos Indonesia (Persero)
https://posind.e-meterai.co.id/
Helpdesk: halopos@posindonesia.co.id
Related News
Agar Tambahan SAL ke Perbankan Efektif, Perlu Stimulus Fiskal Langsung
Pasokan Cukup, Harga Komoditas Pangan Pascalebaran Stabil
Darurat Energi, Filipina Rogoh 20 Miliar Peso Untuk Tambah BBM
Harga Emas Antam Hari Ini Tetap, Buyback-nya Turun Rp17.000/Gram
Fokus Hilirisasi Sawit PalmCo Siap Bangun Fasilitas Pengolahan Terpadu
Menkeu Tambah Lagi Penempatan Dana SAL ke Bank, Kali Ini Rp100 Triliun





