Hoffmen Cleanindo (KING) Bidik 8 Bisnis Baru, Tunggu Restu RUPS
:
0
Potret PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) kala melantai di Bursa. Foto: istimewa
EmitenNews.com - PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) berencana melakukan ekspansi melalui 8 lini bisnis baru. Rencana itu nantinya akan dimintai persetujuan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 23 Juni 2026 nanti.
Manajemen KING menuturkan, penambahan lini bisnis ditujukan untuk memperkuat posisi perseroan sebagai penyedia layanan pengelolaan fasilitas terpadu (integrated facility management).
Penambahan klasifikasi bisnis tersebut mencakup sektor-sektor strategis, mulai dari jasa lanskap, aktivitas kurir, hingga penempatan tenaga kerja di luar negeri. Lebih lanjut KING membeberkan delapan lini bisnis barunya sebagai berikut:
- Aktivitas Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (KBLI 78102)
- Aktivitas Penyedia Gabungan Jasa Penunjang Fasilitas (KBLI 81100)
- Aktivitas Administrasi Kantor dan Penunjang Kantor (KBLI 82100)
- Aktivitas Jasa Lanskap (KBLI 81300)
- Perdagangan Besar Tekstil (KBLI 46411)
- Perdagangan Barang Jadi Tekstil (KBLI 46414)
- Aktivitas Kurir (KBLI 53200)
- Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 64210)
“Penambahan KBLI tersebut lebih melengkapi legalitas dan cakupan layanan sehingga dapat meningkatkan fleksibilitas usaha serta mendukung penyediaan layanan yang lebih terintegrasi kepada pelanggan," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (14/5/2026).
Rencana ini pun telah mendapatkan opini layak dari jasa penilai publik, dengan proyeksi nilai tambah ekonomi atau net present valui (NPV) mencapai Rp283,1 miliar.
Adapun hingga saat ini KING tetap menjalankan kegiatan operasional utamanya di bidang cleaning service, sucrity, washroom hygiene, suplai tenag kerja dan pengelolaan parkir.
Pada perdagangan Rabu (13/5/2026), saham KING ditutup menguat 9,82 persen atau naik 44 poin ke level Rp492.
Related News
Baru Seminggu Listing, EMMI Diborong Yulie Sekuritas Lewat Repo Jumbo
Volume Transaksi Melesat, Begini Jawaban Manajemen WOWS Pada BEI
TLKM Gandeng EDB Singapura Perkuat Infrastruktur Digital Berkelanjutan
Harga Saham RANS Anjlok Drastis saat IHSG Melesat Balik ke Level 6.000
BWPT Tuntaskan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah, Total Rp38,29 Miliar
RMKE Eksekusi Stock Split 1:5, Jadwal Nominal Baru Mulai 17 Juli 2026





