IHSG Anjlok 1,88 Persen, Saham Emiten Haji Isam Turun Paling Dalam
:
0
Main hall Bursa Efek Indonesia (Foto: EmitenNews.com)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (8/10/2026) ditutup anjlok 115,444 poin atau 1,88% ke level 6.031,28. Indeks komposit dibuka menguat dan sempat tembus level tertinggi harian 6.179,09 namun akhirnya jatuh ke level terendah intraday di penutupan perdagangan.
Anjloknya IHSG dipicu penurunan harga 497 saham. Hanyak 171 saham yang menguat dan 119 saham lainnya stagnan.
Perdagangan ramai dengan total volume 60,51 miliar saham dan frekuensi transaksi 1,95 juta kali. Total nilai transaksi mencapai Rp12,68 triliun.
Saham-saham penggerak transaksi hari ini adalah FORU dengan nilai transaksi terbesar Rp866 miliar dan harga menguat 9,72% ke Rp158, disusul GOTO yang stagnan di Rp30 per saham dengan nilai transaksi Rp747,3 miliar.
Sementara, saham-saham perbankan big caps malah jadi pemberat BBCA dengan nilai transaksi Rp684,5 miliar mencatat pelemahan 0,83% ke Rp6.000, BMRI dengan transaksi Rp527,9 miliar harganya turun 2,44% ke Rp4.000, BBRI senilai Rp463,2 miliar harga merosot 3,5% ke Rp3.030 per saham.
JARR, saham emiten Haji Isam tertekan paling dalam sebesar 10,5% ke Rp3.070 dan menempati urutan teratas Top Losers. Menyusul, SINI anjlok 10,45% ke Rp15.000, dan MEJA merosot 9,76% ke Rp148 per saham.
Saat indeks memerah, beberapa saham ini mencatat penguatan harga tertinggi, mereka yaitu ARII naik 24,86% ke Rp452, PEVE menguat 24,85% ke 412, dan SAFE terbang 24,83% ke Rp905 per saham.
Related News
Jaring Solusi Digital Berbasis AI, Telkomsel Geber NextDev ke-12
MSCI November Diprediksi Masih Freeze Saham Indonesia
10 Bulan Berjalan, Baru Tujuh Perusahaan Listing di 2026
Jeda Siang (8/10) IHSG Terdepresiasi, Melorot 0,8% ke Level 6.097
Stop Ekspor Murah, Bahlil Kaji Moratorium Nikel Setengah Jadi
Rentan Volatil, IHSG Pagi Kembali Melaju ke 6.159





