IHSG Anjlok 1,99 Persen di Sesi I, Sektor dan Saham ini Pemicunya
Ilustrasi gambar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan hampir 2% pada sesi perdagangan pertama Senin (5/8). IHSG terkoreksi sebesar 1,99% atau 145,523 poin menjadi 7.162,60 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Selama sesi ini, 473 saham mengalami penurunan, 116 saham mengalami kenaikan, dan 188 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 13,04 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 6,03 triliun.
10 dari 11 sektor mengalami penurunan di sesi pertama ini yang menyebabkan IHSG anjlok. Tiga sektor dengan penurunan terbesar adalah; Sektor Bahan Baku dengan penurunan -2,62%, Sektor Energi dengan penurunan -2,58%, dan Sektor Industri (-2,32%).
Saham-saham top losers LQ45:
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun 5,25% menjadi Rp 1.445.
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turun 4,24% menjadi Rp 565.
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) turun 3,92% menjadi Rp 2.450.
Saham-saham top gainers LQ45:
- PT Bank Jago Tbk (ARTO) naik 1,11% menjadi Rp 2.740.
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik 0,74% menjadi Rp 2.730.
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) stabil di Rp 6.100.
Related News
Usai Disuspensi, Saham ASPR Dibuka Kembali Melonjak 7,83 Persen
Tersandung Opini Disclaimer, Saham AKKU, BIMA, dan ZINC Disuspensi BEI
Regulasi Diketok, Kini IPO Baru Wajib Setor 15–25 Persen Free Float!
Per 1 April, BEI Hentikan Perdagangan Saham ASPR
BEI Naikkan Minimum Free Float Saham jadi 15 Persen, Cek Datanya
OJK Hormati Putusan KPPU Soal Dugaan Kartel Suku Bunga Pinjaman Daring





