EmitenNews.com - Terdapat potensi bearish harami, jika pelemahan berlanjut di Senin (4/10). Oleh sebab itu analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengingatkan pelaku pasar untuk memperhatikan level kritis 6.200.
"Hati-hati sinyal minor bearish reversal, jika breaklow 6200 (4/10). Hal tersebut lebih disebabkan oleh aksi profit taking, mengingat kondisi IHSG yang berada pada overbought area," katanya.
Pasalnya, sejumlah data ekonomi domestik menunjukan pemulihan aktivitas ekonomi, terutama di sisi suply pada September 2021.
Sebagai informasi, indeks manufaktur Indonesia kembali ke atas level ekspansif, tepatnya di 52.2 di September 2012. Tingkat inflasi meningkat ke 1.6% yoy, meski lebih rendah dari ekspektasi yang sebesar 1.69% di September 2021.
Dari eksternal, terdapat perlambatan aktivitas manufaktur di Euro Area dan Jerman, yang diindikasikan oleh penurunan indeks manufaktur di September 2021.
Dengan berbagai perkembangan itu menurut Valdy saham-saham yang dapat diperhatikan pada perdagangan Senin ini antara lain BBRI, WSKT, ARTO, TBIG dan CTRA.
"Jangan terlalu agresif melakukan akumulasi beli pada saham-saham komoditas, terutama penghasil coal dan CPO yang telah mencatatkan rally penguatan dalam beberapa hari perdagangan terakhir," katanya.
Selain itu diingatkan juga untuk mewaspadai potensi pullback jangka pendek, dalam melakukan akumulasi beli.(fj)
Related News
Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya Nomor 1 RI, Intip Kekayaannya!
IHSG Menguat ke 6.449, Emiten Haji Isam Terbang, Big Banks Tumbang
Indo Premier Hadirkan XGLD, Cara Baru Nabung Emas Mulai 0.1 Mg
Analis Prediksi Nasib Freeze MSCI-FTSE bagi Saham RI, Kapan Dibuka?
Siapa Low Tuck Kwong? Sosok Di Balik BYAN dan Metis Energy
IHSG Siang Melaju Kencang 1,26 Persen, Saham Elit Konglo Berpesta!





