EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada perdagangan Rabu (22/9/2026) setelah tertekan sejak awal pekan. Sempat menembus di bawah level psikologis, kini indeks komposit akhirnya melesat 97,86 poin atau 1,56% ke level 6.374,91.

IHSG sudah dibuka menguat sejak awal perdagangan pagi namun sempat jatuh menyentuh level terendah intraday 6.253,73. Aksi beli mendominasi perdagangan dan memicu indeks bertahan di zona hijau sepanjang hari.

Sebanyak 448 saham berakhir menguat, jauh mengungguli 186 saham yang melemah. Sementara 159 saham lainnya stagnan.

Aktivitas perdagangan juga cukup ramai dengan volume 35,59 miliar saham yang berpindah tangan dalam 1,92 juta transaksi. Nilai transaksi saham mencapai Rp12,73 triliun.

Berlainan arah dengan pergerakan hari sebelumnya, saham perbankan berkapitalisasi besar (big bank) menjadi salah satu sumber kekuatan utama.

BBCA dan BBRI mencatat nilai transaksi terbesar Rp655,3 miliar dan Rp606,2 miliar. Harga sahamnya menguat masing-masing 0,31% ke Rp3.190 dan 1,61% menjadi Rp3.600 per saham.

Sementara itu, BMRI dengan nilai transaksi Rp367,8 miliar harganya menguat 0,72% ke Rp4.190. BBNI yang cetak transaksi Rp114,1 miliar mencatat kenaikan 0,56% ke Rp3.590 per saham.

Penguatan indeks turut ditopang sejumlah saham dengan nilai transaksi jumbo. BUMI mencatat transaksi Rp515 miliar, dan harganya naik 4,89% menjadi Rp193. Sementara CUAN diperdagangkan senilai Rp441 miliar dan melesat 1,05% ke Rp960 per saham.

Di jajaran LQ45, INDY menjadi saham dengan kenaikan tertinggi, yakni 10,04% ke Rp2.850. DEWA menyusul dengan kenaikan 9,2% ke Rp380, dan MDKA melesat 8,83% ke Rp3.080 per saham.

Di lain sisi, CPIN mencatat penurunan terdalam di LQ45 yaitu 1,91% ke Rp3.080, diikuti TLKM yang merosot 1,21% ke Rp2.440, dan PGAS anjlok 1,03% ke Rp1.440 per saham.