IHSG Bergerak Mixed, Serok Saham WIFI, BBRI, dan ADRO
:
0
Suasana penutupan perdagangan IHSG edisi 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Wall Street ditutup menguat pada Jumat,22 Mei 2026, dan secara mingguan. Faktor positif berasal dari kemajuan upaya perdamaian untuk akhiri konflik Timur Tengah. Lalu, diperkuat laporan keuangan triwulanan dari produsen chip Nvidia, dan peritel besar seperti Walmart.
Pada awal pekan indeks sempat tertekan karena kenaikan yield obligasi Amerika Serikat (AS) akibat kekhawatiran kenaikan inflasi, dan suku bunga. Namun, koreksi harga minyak karena laporan adanya negosiasi AS dan Iran untuk kemungkinan mengakhiri perang, telah meredakan kekhawatiran akan inflasi.
Indeks Michigan's Sentiment turun ke 44.8 edisi Mei 2026 dari periode April di posisi 49.8, angka terendah pernah tercatat, akibat kecemasan akan inflasi. Sementara itu, Kevin Warsh telah dilantik sebagai Chairman the Fed pada Jumat.
Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan sedang disusun untuk membuka kembali selat Hormuz, namun kantor berita Iran membantah klaim tersebut. Media pemerintah Iran melaporkan puluhan kapal telah melintasi Selat Hormuz di bawah pengawasan Iran.
Perkembangan seputar kesepakatan AS-Iran dan dampaknya terhadap harga minyak, masih akan berpengaruh terhadap pasar global. Data ekonomi AS akan dicermati pekan ini antara lain PCE price index, durable goods orders, dan estimasi ke-2 PDB kuartal I 2026. Bursa AS akan libur Memorial Day pada hari ini, Senin, 25 Mei 2026.
Investor domestik akan mengantisipasi rebalancing MSCI pada akhir bulan ini di tengah pekan perdagangan pendek. Selain itu, investor diperkirakan lebih berhati-hati di tengah ketidakjelasan implementasi berbagai kebijakan baru pemerintah. Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak mixed pada kisaran 6.000-6.250.
Berdasar data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Unilever (UNVR), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Essa Industries (ESSA), Surge (WIFI), Merdeka Battery (MBMA), dan Alamtri Resources (ADRO). (*)
Related News
Sempat Rebound 1 Persen, IHSG Pagi Melorot Lagi ke 6.157
Aksi Jual Belum Reda, IHSG Kembali Tertekan
Prediksi IHSG Senin (25/5), Analis: Akan Ada Sentiment Test
IHSG Hari Ini Berpotensi Uji Level 5.858, Cermati Saham Berikut!
REI Nilai Tenor KPR 40 Tahun Perluas Akses Rumah bagi Pekerja Informal
Tol Pendukung Pariwisata di Jateng Triwulan I Tumbuh di Atas 15 Persen





