EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dari tekanan dan menutup perdagangan Kamis (9/7/2026) di zona hijau. Setelah sempat anjlok hingga level terendah intraday 5.839,66, indeks akhirnya berbalik menguat 39,06 poin atau 0,67% ke level 5.912,44.

Sejak pembukaan perdagangan, IHSG sebenarnya langsung bergerak di zona merah pada level 5.865,76. Namun aksi beli yang menguat pada sesi perdagangan berikutnya mampu mengangkat indeks hingga berakhir di area positif.

Penguatan indeks ditopang oleh 327 saham yang menguat, sementara 275 saham melemah dan 190 saham lainnya ditutup stagnan.

Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan volume mencapai 27,07 miliar saham dalam 2,24 juta kali transaksi. Nilai transaksi sepanjang perdagangan tercatat sebesar Rp12,05 triliun.

Saham-saham perbankan kapitalisasi besar kembali menjadi motor utama transaksi. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan nilai transaksi terbesar mencapai Rp1,1 triliun dengan kenaikan harga 0,4%.

Posisi berikutnya ditempati PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang mencatat nilai transaksi Rp645,7 miliar meski harga sahamnya turun tipis 0,36%.

Sementara itu, saham PT Bach Multi Global Tbk (BACH) membukukan nilai transaksi Rp580,4 miliar dengan harga yang ditutup stagnan di Rp550 per saham. Adapun saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menguat 1,76% dengan nilai transaksi mencapai Rp436,8 miliar.

Di jajaran saham LQ45, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menjadi pemimpin penguatan setelah melesat 11,41% ke level Rp332 per saham. Disusul PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang naik 6,67% menjadi Rp1.600, PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) menguat 4,63% ke Rp565, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 3,77% ke Rp496, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang bertambah 3,68% ke Rp141 per saham.

Sebaliknya, PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) memimpin pelemahan saham LQ45 setelah turun 2,39% menjadi Rp2.450. Pelemahan juga dialami PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) sebesar 2,03% ke Rp725, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) turun 1,99% ke Rp1.970, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melemah 1,75% ke Rp1.400, serta PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang turun 1,52% menjadi Rp1.300 per saham.