EmitenNews.com—IHSG berpeluang melanjutkan rebound ke kisaran 6830-6850 di Kamis (22/12), terutama jika mampu bertahan di atas 6800. Secara technical, terbentuk pola minor double bottom yang mendukung potensi rebound lanjutan tersebut.

 

Mover IHSG di Kamis (22/12) kemungkinan kembali didominasi oleh emiten building construction. Hal ini berkaitan dengan ekspektasi peningkatan signifikan perolehan kontrak baru di Q4-2022, setelah ADHI melaporkan perolehan kontrak baru sebesar Rp22.4 triliun (+63% yoy) di Januari-November 2022, atau setara dengan 97.39% dari target kontrak baru tahun 2022. 

 

“PTPP dan WIKA berpeluang menguat, sementara ADHI dan WSKT rawan pullback sebelum dapat kembali mencoba minor bullish reversal,” kata Head Of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan.

 

Dari dalam negeri, defisit fiskal untuk tahun 2022 diperkirakan berada di 2.49% terhadap PDB, atau kembali ke bawah 3%. Kondisi ini memperkuat keyakinan bahwa Indonesia mampu meredam dampak negatif dari potensi resesi global yang dikhawatirkan terjadi pada 2023.

 

Saham lain yang dapat diperhatikan, diantaranya AGRO, ASII, UNVR, ADMR, BRPT, BBTN dan SSMS.