IHSG Berpeluang Rebound, Intip Rekomendasi Saham BBCA, ADRO, AKRA, KEEN, TLKM dan BRPT
:
0
EmitenNews.com—Peluang rebound bagi IHSG masih terbuka pada perdagangan Senin (26/12). Potensi rebound ini bisa terjadi selama IHSG berada di support line, dari pola triangle & indikator netral. IHSG berada dalam trend bearish, selama di bawah 6.885.
Secara teknikal, indikator MACD bearish, stochastic netral, di bawah 6.885, candle lower low. Jika bisa ditutup harian di bawah 6.885, IHSG masih berpeluang koreksi dengan target 6.747 (tercapai), 6.683 (tercapai). Jika Rebound, IHSG peluang menuju 6.820 (tercapai), 6.985, 6.982.
“Resistance pada Senin (26/12) berada di 6.824, 6.854, 6.892, 6.934 dengan support berada di level 6.792, 6.745, 6.714, 6.682. Perkiraan range pada Senin (26/12) di rentang 6.750 - 6.850,” kata Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar.
Jumat (23/12), indeks bursa regional Asia Pasifik melemah. Nikkei mencatat penurunan signifikan sebesar 1,03% setelah dirilisnya inflasi inti sebesar 3,7% year-on-year (YoY) di bulan November 2022, tertinggi sejak Desember 1981. Penurunan juga dialami oleh Hang Seng sebesar 0,44% terkait dengan kenaikan kasus covid di China. Kospi dan TSEC Weighted Index juga mengalami koreksi yang signifikan, sedangkan IHSG mencatat penurunan 0,35%.
Sementara itu, Dow Jones Industrial Average mencatat penguatan sebesar 0,53%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 0,59%. Sementara Nasdaq menguat sebesar 0,21%. Data personal consumption expenditure price index, ukuran inflasi yang disukai The Fed, sedikit lebih tinggi dari ekspektasi, yang menunjukkan bahwa inflasi bertahan di tengah langkah The Fed untuk meredamnya.
Related News
Intip! Ini 10 Saham Top Losers dalam Sepekan
Simak! Berikut 10 Top Gainers Pekan ini
IHSG Naik Tipis, Asing Lepas Rp76,15 Triliun
Listing Perdana di 2026, Empat Saham Ini Masuk ISSI
Batal Diakuisisi Meta, Tencent Bidik Manus: Rintisan AI Dari Singapura
Peluang Ekspor: Produk Fesyen RI Siap Tembus Pasar Arab Saudi





