EmitenNews.com - Empat dari tujuh saham yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) di 2026 masuk dalam kategori Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Keempatnya yaitu PT Bach Multi Global Tbk (BACH), PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), PT Niramas Utama Tbk (JELI), dan PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA).

BACH menjadi konstituen teranyar ISSI usai melantai perdana di bursa pada 8 Juli 2026. Beriringan dengan JECX dan JELI yang juga melantai perdana pada 7 Juli 2026. Sementara WBSA masuk konstituen ISSI sejak listing perdananya di 10 April 2026.

Pada gelaran listing perdana, masing-masing saham tersebut mencatatkan lonjakan hingga menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA). JECX misalnya, bergerak di zona hijau dengan lonjakan sebesar 310 poin atau melesat 24,80 persen ke posisi Rp1.560 per lembar saham di awal perdagangan sekitar pukul 9 pagi.

JELI juga mencatatkan lonjakan sebesar 225 poin atau melesat 25,00 persen ke level Rp1.125 per lembar saham. Begitu pun dengan BACH yang melesat mencapai batas Auto Rejection Atas (ARA) dengan menguat 24,43 persen ke level Rp550 atau naik 108 poin.

Tak lupa, pada perdagangan perdananya, WBSA yang melonjak 34,52 persen atau naik 58 poin ke level Rp226.

Untuk diketahui, ISSI merupakan salah satu indeks komposit saham syariah tercatat di BEI yang diluncurkan pada 12 Mei 2011, sekaligus menjadi indikator kinerja pasar saham syariah tercatat di BEI.

Kostituen ISSI adalah seluruh saham syariah yang masuk ke dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang diterbitkan OJK dan tercatat di papan utama dan papan pengembangan BEI. Konstituen ISSI diseleksi ulang dua kali setahun yakni setiap Mei dan November mengikuti jadwal review DES.