IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, 4 Saham ini Layak Dicermati
:
0
EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpotensi menguat terbatas dan masih dalam trend penurunan. Adapun indeks pada perdagangan kemarin ditutup zona hijau pada level 6.976,37
Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal indeks terlihat berpeluang kenaikan terbatas dan masih rawah distribusi, dari candle hammer & closed di atas 6.924 kembali.
“Indeks juga terlihat dalam trend bullish, selama di atas 6.924, berpeluang menuju 7.051-7.160 (high kemarin di 7.138). IHSG closing di bawah 5 day MA (7.037). Indikator MACD netral, stochastich oversold. Selama di atas 6.924, berpeluang menuju (sebelumnya target 6.888 - 7.209 gap tercapai) next 7.138/7.257. Range breakout berada di 6.856 - 7.000,” ujar Andri dalam risetnya, Selasa (21/6).
Adapun level resistance pada perdagangan hari ini berada di level 6.999/7.050/7.086/7.138. Level support berada di 7.031/6.968/6.924/6.886 dengan perkiraan range: 6.920 - 7.050.
Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Leisyaputra menyampaikan, pada perdagangan kemarin bursa Amerika Serikat tutup sehubungan dengan hari libur nasional (holiday). Bursa Eropa menguat di tengah pertimbangan investor terhadap ketidakpastian ekonomi.
Kemudian, bursa Asia Pasifik mencatat pergerakan yang beragam pada perdagangan kemarin. Beberapa bursa yang menguat di antaranya adalah Hang Seng, Shenzen Component dan BEI, sementara Kospi dan Nikkei terkoreksi.
“Investor memantau reaksi pasar terhadap rilis suku bunga pinjaman acuan China yang terbaru yaitu 3,7% untuk jangka waktu 1 tahun dan 4,55% untuk jangka waktu 5 tahun (tidak berubah untuk kedua jangka waktu tersebut),” jelas Maxi.
Seiring kondisi tersebut, investor dapat mencermati saham PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan rekomendasi speculative buy target 30.100/31.600 stop loss di bawah 27.900.
Aksi speculative buy juga bisa dilakukan pada saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan target 298/304 stop loss di bawah 266.
Investor juga dapat mencermati saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dengan rekomendasi trading buy pada target 7.225/7.300 stop loss di bawah 6.925.
Related News
Dua Srikandi BTN Sabet Penghargaan Leading Women Awards 2026
Lanjut Menguat, Laju IHSG Rabu (6/5) Konsisten di Atas Level 7.000
Mirae: Pasar Masih Ragu-Ragu, Stabilitas Rupiah Jadi Kunci
Topang Ekosistem Syariah, Aset Bank BSN Tembus Rp73 Triliun
Investasi Lebih Mudah dengan Reksa Dana LINE Bank
IHSG Siang (6/5) Menguat ke 7.102, Tiga Saham Ini Naik Paling Tinggi





