IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

IDXSHAGROW

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

IDXLQ45LCL

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
Sawit Sumbermas Sarana

IHSG Berpotensi Terkoreksi Lagi, Ini Detail Rekomendasi 6 Saham Big Cap

26/01/2023, 08:10 WIB

IHSG Berpotensi Terkoreksi Lagi, Ini Detail Rekomendasi 6 Saham Big Cap

EmitenNews.com—koreksi IHSG hari ke-2 memberikan peluang untuk buy on weakness, selama di atas 6.820 & candle lower low pada Kamis (26/1). Trend Bullish, selama di atas 6.845. IHSG closing di bawah 5 day MA (6.830) & di bawah 6.986 (200 day MA).

 

Indikator MACD bearish, Stochastic overbought, candle lower low. Jika bisa di tutup harian di bawah 6.845, IHSG masih berpeluang koreksi, target 6.784, 6.715 DONE, 6.621 DONE, 6.557 DONE. Jika closed di atas 6.845, peluang menuju 6.906 DONE, 6.992, 7.046. Range breakout berada di 6.557- 6.953.  

 

“Level resistance berada 6.860, 6.885, 6.906, 6.994 dengan support 6.802, 6.755, 6.726, 6.708. Perkiraan range di rentang: 6.780 - 6.840” terang Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar.

 

Kemarin (25/1), bursa di kawasan regional Asia Pasifik mengalami pergerakan yang beragam. Bursa Australia yaitu S&P/ASX 200 dan All Ordinaries mengalami koreksi. Australia melaporkan inflasi 4Q22 sebesar 7,8% YoY, di atas ekspektasi, tertinggi dalam 32 tahun terakhir. Singapura mencatat inflasi Desember 2022 sebesar 6,5% YoY, turun dibandingkan bulan sebelumnya. Thailand menaikkan suku bunga 25 bp menjadi 1,5%, sesuai ekspektasi. Bursa China, Taiwan dan Hong Kong masih tutup. Hari ini Philipina akan menyampaikan tingkat pertumbuhan ekonomi pada 4Q22

 

Dari Amerika Serikat (AS), Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tipis sebesar 0,03%, namun di sisi lain S&P 500 melemah 0,02%, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang terkoreksi sebesar 0,18%. Microsoft menyampaikan target yang kurang optimis sehingga memicu kekhawatiran terhadap pertumbuhan. Harga sahamnya sedikit turun. Malam ini AS akan menyampaikan tingkat pertumbuhan ekonomi pada 4Q22 secara qoq. Kanada menaikkan suku bunga 25 bp menjadi 4,5%, sesuai dengan perkiraan. Bursa Eropa ditutup melemah.

 

Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Kamis (26/1): PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Resist: 9.850, 9.975, 10.125, 10.225.  Support: 9.650, 9.500, 9.375, 9.200  Rekomendasi: BUY 9.550 - 9.650 target 9.850, 9.975 stop loss di bawah 8.375.

 

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) Resist: 915, 940, 975, 1.000. Support: 890, 865, 840, 815. Rekomendasi: BUY IF BREAK 910 target 940, 965 stop loss di bawah 865.

 

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) Resist: 2.200, 2.245, 2.315, 2.380. Support: 2.150, 2.100, 2.040, 1.970 Rekomendasi: BUY IF BREAK 2.170 target 2.250, 2.300 stop loss di bawah 2.040..

 

PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) Resist: 775, 815, 845, 880 Support: 735, 700, 680, 655 Rekomendasi: BUY IF BREAK 760 target 775, 810 stop loss di bawah 715.


Author: Rizki