EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tenggelam di zona merah melanjutkan pelemahan yang dicatat di awal pekan. Pada penutupan perdagangan Selasa (29/9/2026), indeks komposit melorot 26,16 poin atau 0,43% ke level 6.121,70. 

Indeks komposit bahkan sempat hampir menyentuh level 6.000 pada perdagangan pagi akibat tekanan jual masif di waktu tersebut. Rentang pergerakan IHSG hari ini berada di kisaran 6.013,08 hingga 6.150,55.

Sebanyak 373 saham melemah dan menekan pergerakan IHSG, 303 saham menguat dan 118 saham lainnya stagnan. Kapitalisasi pasar (market cap) kini turun menjadi Rp10.781,65 triliun.

Di tengah pelemahan indeks, dua big banks mencatat penguatan, Bank Rakyat Indonesia naik 0,96% ke Rp3.170 dan Bank Mandiri (BMRI) menguat 0,25% ke Rp4.030 per saham.

Dua big banks lainnya mencetak nilai transaksi tinggi namun harganya merosot. Bank Central Asia (BBCA) dengan nilai transaksi terbesar dari seluruh saham yang diperdagangkan hari ini yaitu Rp923 miliar mencetak penurunan harga 1,2% menjadi Rp6.150. Bank Negara Indonesia (BBNI) Rp173,4 miliar, harga turun 0,58% menjadi Rp3.440 per saham.

Di jajaran LQ45, GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) melanjutkan penurunan harga yaitu 13,95% menjadi Rp36 per saham dan tercatat sebagai penghuni teratas jajaran top losers, disusul Adaro Andalan Indonesia (AADI) yang merosot 4,95% ke Rp11.050, dan Alamtri Resources (ADRO) turun 4,63% ke Rp2.470 per saham.

Saat indeks memerah, saham-saham penghuni top gainers LQ45 paling atas antara lain yaitu United Tractors (UNTR) naik 3,28% ke Rp25.175, diikuti Indosat (ISAT) menguat 2,68% ke Rp2.300, dan X Smart Telecom (EXCL) naik 2,6% ke Rp2.370 per saham.