EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat dibuka melesat 1,87 persen ke level tertinggi 6.371,8 berakhir volatil dan sempat tergerus 0,49 persen ke 6.224,13 menjelang pengumuman review MSCI pekan ini.

“Menjelang pengumuman review MSCI, investor diperkirakan akan cenderung wait and see karena hasil evaluasi dapat memengaruhi persepsi investor global terhadap pasar Indonesia,” tulis Sinarmas Sekuritas dalam insight-nya Rabu (17/6)

Data pukul 10.27 WIB mencatat IHSG naik 24,07 poin setelah sempat menyentuh level terendah 6.224,13. Volatilitas itu terjadi menjelang dua agenda penting MSCI.

Berdasarkan keterangan resmi, MSCI Global Market Accessibility Review 1 akan dihelat pada 8 Juni 2026 dan MSCI Annual Market Classification Review akan dihelat pada 23 Juni 2026”.

Pengumuman diperkirakan rilis sekitar pukul 03.30 WIB pada hari berikutnya setelah waktu CEST, yakni, 19 Juni 2026 dan juga 24 Juni 2026.

Stockbit menyebut pasar menanti dua isu utama dari hasil review tersebut. Pertama terkait pencabutan pembekuan.

“Pencabutan pembekuan (freeze): apakah MSCI mencabut pembekuan penambahan konstituen ke dalam index, migrasi naik antar–indeks termasuk peningkatan Foreign Inclusion Factor (FIF), dan Number of Shares (NOS),” tulis Stockbit.

Isu kedua adalah status klasifikasi pasar Indonesia.

“Klasifikasi: apakah status Indonesia dipertahankan dalam kategori emerging market atau diturunkan ke frontier market,” tulis Stockbit.

Adapun, dalam update terakhir MSCI terkait pasar Indonesia pada 20 April 2026, MSCI mengatakan akan meng–update perlakuan bagi pasar Indonesia dalam Market Accessibility Review pada 18 Juni 2026.