EmitenNews.com - ABM Investama (ABMM) paruh pertama 2026 membukukan laba bersih USD39,38 juta. Menanjak 41,9 persen dari episode sama tahun lalu sebesar USD27,75 juta. Oleh sebab itu, laba per saham dasar emiten jagoan Lo Kheng Hong tersebut menjadi USD0,01430 dari periode sebelumnya USD0,01008.

Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan USD506,2 juta, turun tipis dari episode sama tahun lalu USD506,89 juta. Beban pokok pendapatan USD467,65 juta, mengalami penyusutan dari periode sama tahun sebelumnya USD476,63 juta. Laba kotor terkumpul USD38,55 juta, melejit dari fase sama tahun lalu USD30,25 juta.

Beban penjualan dan distribusi USD727,48 ribu, susut dari USD864,91 ribu. Beban umum danadministrasi USD30,58 juta, bengkak dari USD29,44 juta. Pendapatan lainnya USD6,26 juta, susut dari USD6,55 juta. Laba usaha USD13,5 juta, mengalami lonjakan dari periode sama tahun sebelumnya USD6,49 juta.

Bagian atas laba entitas asosiasi USD58,56 juta, melejit dari USD54,84 juta. Pendapatan dividen USD154 turun dari USD650. Pendapatan keuangan USD2,1 juta, melonjak dari USD1,96 juta. Biaya keuangan USD31,35 juta, turun dari USD38,36 juta. Laba tahun berjalan USD39,93 juta, melejit dari USD27,62 juta.

Total ekuitas terakumulasi senilai USD894,67 juta, mengalami lompatan dari akhir tahun sebelumnya USD880,42 juta. Jumlah liabilitas USD1,16 miliar, mengalami penciutan dari akhir 2025 senilai USD1,17 miliar. Total aset USD2,05 miliar, naik tipis dari akhir tahun lalu USD2,05 miliar. (*)