EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah 2,16 persen atau rontok 163 poin ke level Rp7.378 pada perdagangan Kamis (23/4/2026). Menilik IDX Mobile, IHSG mencatat aktivitas perdagangan cukup progresif dengan nilai transaksi mencapai Rp20,46 triliun.

Itu melibatkan 52,07 miliar lembar saham berpindah tangan melalui 3,05 juta kali frekuensi transaksi. Adapun total kapitalisasi pasar (market cap) tercatat sebesar Rp13.180 triliun. Adapun 531 saham mengalami melemah, 201 saham mengalami penguatan, dan 227 saham stagnan.

Senior Technical Analyst, M Nafan Aji Gusta, mengatakan secara teknikal, IHSG hanya mengalami koreksi wajar dan memungkinkan untuk menguji “wave (ii) atau wave (a)” target. Berdasarkan indikator, RSI menunjukkan sinyal positif didukung kenaikan volume, namun Stochastics K_D menunjukkan sinyal negatif.

Untuk perdagangan hari ini, Nafan menyebut indeks akan menguji area support di kisaran 7.346 dan 7.244, serta resistance di kisaran 7.447 dan 7.591.

Nafan menilai, pasar masih mencermati peningkatan ketegangan antara AS dan Iran, sehingga menimbulkan ketidakpastian terkait perundingan perdamaian. Hal itu membuat pasar beralih ke aset safe haven seperti dolar AS. Termasuk adanya pelemahan rupiah sekitar 105 poin ke level Rp17.286.

"Di sisi lain, harga minyak Brent melonjak ke kisaran USD106 per barel imbas gangguan di Selat Hormuz. Indonesia, sebagai sebagai negara net importir minyak, kebutuhan dolar AS untuk impor energi meningkat tajam, sehingga secara langsung menekan kurs rupiah," kata Nafan, Jumat (24/4/2026).

Sementara itu, dalam risetnya MNC Sekuritas menilai, posisi IHSG saat ini sedang berada di akhir wave [iv] pada label hitam atau alternatifnya di akhir wave [a] dari wave B pada label merah.

Hal tersebut berarti, IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area koreksi terdekat diperkirakan akan menguji 7.245-7.354 sekaligus menutup beberapa area gap-nya. Sedangkan area support berada di kisaran 7.351 dan 7.238, serta resistance di kisaran 7.578 dan 7.700.

MNC Sekuritas juga turut memberikan sejumlah saham yang bisa dicermati pada perdagangan hari ini;

ADRO - Buy on Weakness
Buy on Weakness: 2,440-2,500
Target Price: 2,620, 2,700
Stoploss: below 2,410

INKP - Buy on Weakness
Buy on Weakness: 9,275-9,725
Target Price: 10,475, 11,075
Stoploss: below 9,075

OASA - Spec Buy
Spec Buy: 368-380
Target Price: 404, 434
Stoploss: below 360

WIFI - Buy on Weakness
Buy on Weakness: 2,320-2,380
Target Price: 2,680, 2,780
Stoploss: below 2,270