IHSG Lanjut Menguat, Angkut Saham BBCA, HRUM, dan NICL
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,25 persen menjadi 8.644. Transaksi perdagangan disertai, dan dioenuhi dengan volume pembelian. So, penguatan indeks sukses menembus MA20. Meski begitu, indeks masih belum steril dari jebakan koreksi.
Oleh sebab itu, sepanjang perdagangan hari ini, Selasa, 30 Desember 2025, indeks akan menjelajahi area support 8.493-8.414, dan posisi resistance 8.656-8.714. Berdasar data dan fakta itu, MNC Sekuritas menyarankan para investor untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Bank BCA (BBCA) buy on weakness Rp7.800-7.925 per helai dengan proyeksi Rp8.125-8.250 per saham, dan stop loss Rp7.700. Essa Industries (ESSA) speculative buy Rp595-615 per saham dengan target Rp665-700 per lembar, dan stop loss Rp585 per eksemplar.
Harum Energy (HRUM) speculative buy Rp1.035-1.050 per lembar dengan proyeksi Rp1.120-1.165 per helai, dan stop loss Rp1.030. Pam Mineral (NICL) buy on weakness Rp1.055-1.110 per lembar dengan proyeksi Rp1.215-1.270 per helai, dan stop loss Rp1.030 per saham. (*)
Related News
Meski Harga Tak Naik, Pertamina Ajak Masyarakat Hemat BBM
IHSG Rebound ke 7.182, Tancap Gas Nyaris 2 Persen!
Mengekor Wall Street, IHSG Berbalik Menguat
Potensial Rebound, IHSG Jelajahi 7.200
IHSG Tertekan, Serok Saham BBCA, TINS, HRUM, dan JPFA
IHSG Merosot 0,6 Persen di Akhir Maret, Sejumlah Sektor Turun Tajam





