EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street kemarin ditutup menguat. itu ditopang lonjakan saham sektor teknologi khususnya Nvidia setelah melaporkan kinerja, dan proyeksi keuangan. Saham Nvidia membukukan penguatan signifikan hingga 8,7 persen setelah melaporkan kinerja keuangan kuartal kedua tahun fiskal lebih baik dari perkiraan.

Pada periode tersebut, Nvidia membukukan pendapatan USD96,22 miliar vs perkiraan USD92,17 miliar, dan laba bersih per saham USD2,22 vs perkiraan USD2,10. Nvidia juga memproyeksi pendapatan akan mencapai angka 70 persen tahun fiskal 2028, jauh di atas proyeksi analis LSEG dengan ekspektasi pertumbuhan 44 persen.

Sejalan dengan penguatan Nvidia, saham teknologi yang berkaitan dengan semikonduktor juga turut mencatatkan kenaikan. Di antaranya, Broadcom melejit 4,49 persen, SK Hynix melonjak 2,27 persen, dan Intel naik 4,36 persen. Penguatan Wall Street, harga mayoritas komoditas, Gubernur BI definitif, dan aksi demon tertib akan menjadi sentimen positif indeks harga saham gabungan (IHSG).

Oleh sebab itu, IHSG diprediksi melanjutkan penguatan dengan kisaran support 6.440-6.360, dan resistance 6.605-6.685. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham Indosat (ISAT), Adaro (AADI), Adaro Mineral (ADMR), Archi (ARCI), Bank BRI (BBRI), dan Bank BNI (BBNI). (*)