EmitenNews.com - Perdagangan saham Indonesia pada awal pekan ini diperkirakan melanjutkan pola uptrend jangka panjang, setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan kemarin menguat 0,26 persen ke level 6.255. "Pada pekan terakhir di bulan ke-8 2019 ini, pergerakan IHSG masih menunjukkan pola uptrend jangka panjang," kata analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, di Jakarta, Senin (26/8). Menurutnya, potensi kenaikan lanjutan pada laju IHSG tercermin dari berlanjutnya aliran modal masuk (capital inflow) ke bursa saham domestik yang secara year-to-date masih mencatatkan nilai positif. "Demikian juga dengan data perekonomian terlansir yang masih menunjukkan sisi kestabilan ekonomi domestik. Hari ini IHSG berpotensi menguat," tuturnya. Lebih lanjut William menyebutkan, saat ini IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 6.123, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 6.372. Dengan demikian, adanya potensi kenaikan di tengah tren pelemahan IHSG , William merekomendasikan sepuluh saham yang bisa diakumulasi pelaku pasar, yakni: 1. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) 2. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) 3. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) 4. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) 5. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) 6. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) 7. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) 8. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) 9. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) 10. PT XL Axiata Tbk (EXCL). (Romys)
Related News
Harta Karun SSIA di Subang Smartpolitan
SSIA Balik Arah, Penyelamat Margin Bukan Segmen Jasa Konstruksi
Bongkar Mitos Saham Murah! Kenapa PBV Rendah Bisa Jadi Jebakan?
Tekanan Margin, Menakar Arah Baru CEKA Usai Ditinggal Erry Tjuatja
Cuci Gudang Lanjut Terus, Laba UNVR Meroket Meski Kas Boncos
Jangan Asal Serok! Cara Bedain Laba Bersih Beneran di Laporan Keuangan





