IHSG Melejit ke 7.302 Usai Libur Lebaran, Sektor Ini Jadi Penopangnya
:
0
Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta (Emitennews/Aji).
EmitenNews.com - IHSG langsung tancap gas di hari pertama perdagangan usai libur panjang Lebaran 2026. Pada penutupan Rabu (25/3/2026), indeks komposit melesat 195,282 poin atau 2,75% ke level 7.302,12.
Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak cukup agresif di rentang 7.057 hingga menyentuh level tertinggi harian di 7.302, menandakan kembalinya minat beli investor ke pasar saham domestik.
Aktivitas transaksi pun tergolong ramai. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp25,92 triliun, dengan volume perdagangan 38,44 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,13 juta kali.
Penguatan IHSG ditopang mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau. Sektor perindustrian menjadi motor utama dengan lonjakan hingga 5,98%, diikuti sektor energi yang naik 5,15% dan barang konsumen non primer sebesar 3,84%.
Sebaliknya, hanya dua sektor yang masih tertekan yakni barang baku yang turun tipis 0,17% serta sektor kesehatan yang melemah 0,12%.
Dari sisi aktivitas perdagangan, saham BUMI menjadi yang paling ramai diperdagangkan dengan volume mencapai 43,36 juta lot. Di belakangnya ada BBRI dengan 2,83 juta lot dan ZATA sebanyak 21,04 juta lot.
Untuk daftar penguatan, saham AMMN memimpin top gainers setelah naik 7,5% ke Rp4.980 per saham. Disusul IMTG yang melonjak 7,32% ke Rp30.050 dan UNTR yang menguat 1,92% ke Rp30.575.
Sementara di sisi lain, tekanan jual terjadi pada sejumlah saham besar. BBNI tercatat sebagai top loser setelah anjlok 7,97% ke Rp4.040 per saham. Diikuti ARCI yang turun 5,63% ke Rp1.510 serta ANTM yang melemah 3,47% ke Rp3.620.
Related News
BOLA-SGRO Out, BEI Hapus 17 Nama dari Daftar Efek Margin September
Daftar Efek Transaksi Margin September 2026, Ini yang Baru Masuk
IHSG Melambung 1,8 Persen ke 6.521, DSSA Masih Diburu Investor!
IHSG Lancar Naik 0,7% ke 6.450, Seluruh Sektor Hijau di Sesi I (27/8)
Analis Sorot 27 Agustus Jadi Pivot Penentu Arah Bullish & Bearish IHSG
IHSG Dibuka Labil Jelang Aksi Massa (27/8), Investor Was-Was!





