IHSG Melambung 1,8 Persen ke 6.521, DSSA Masih Diburu Investor!
:
0
Main hall Bursa Efek Indonesia
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) melambung 116,06 poin atau 1,81% ke level 6.521,75 pada perdagangan Kamis (27/8/2026). Saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) kembali menjadi buruan investor dan merajai transaksi seperti hari sebelumnya.
IHSG mengawali perdagangan dengan pelemahan ke level 6.390,35. Tak lama berselang, indeks komposit langsung melejit dan akhirnya tembus level tertinggi intraday pada penutupan perdagangan hari ini.
Aksi beli masif tercermin dari penguatan harga 553 saham, di mana hanya ada 96 saham yang melemah dan 138 saham lainnya stagnan.
Total volume perdagangan mencapai 35,26 miliar saham dengan frekuensi 1,96 juta kali. Adapun nilai transaksi di seluruh pasar tercatat sebesar Rp13,41 triliun.
Di derasnya aksi beli hari ini, DSSA menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar yaitu mencapai Rp607,3. Harga saham emiten infrastruktur Grup Sinar Mas itu berhasil menguat 6,54% ke level Rp1.140 per saham.
Menyusul, Sinergi Inti Andalan (INET) transaksi total Rp527,7 miliar dan harga melesat 14,38% ke Rp350 per saham. Bumi Resources (BUMI) di posisi selanjutnya Rp511,3 miliar dan harga naik 5,43% ke Rp194 per saham.
Di jajaran 45 saham terlikuid, Darma Henwa (DEWA) naik paling tinggi 6,67% ke Rp448, disusul Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) menguat 5,84% ke Rp815, disusul BUMI yang juga masuk posisi top value.
Dari seluruh saham LQ45, hanya saham Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) dan Unilever Indonesia (UNVR) yang turun, masing 0,36% ke Rp1.375 dan 0,28% ke Rp1.760 per saham.
Related News
Daftar Efek Transaksi Margin September 2026, Ini yang Baru Masuk
IHSG Lancar Naik 0,7% ke 6.450, Seluruh Sektor Hijau di Sesi I (27/8)
Analis Sorot 27 Agustus Jadi Pivot Penentu Arah Bullish & Bearish IHSG
IHSG Dibuka Labil Jelang Aksi Massa (27/8), Investor Was-Was!
Ikuti Wall Street, IHSG Kembali Tertekan
Solusi Terintegrasi, CIMB Niaga Perkenalkan ini di Wealth Xpo 2026





