IHSG Menguat Terbatas, Cermati Saham BBNI, HRUM, INDF dan MAPI
EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpotensi menguat terbatas dan rawan profit taking. Investor dapat mencermati saham BBNI, HRUM, INDF dan MAPI.
Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal indeks terlihat dalam trend bullish, selama di atas 6.932, sehingga berpeluang untuk menguat terbatas rawan koreksi, closing di atas 5 day MA (7.108).
“Indikator MACD netral, Stochastic overbought & weak buy power. Selama di atas 6.930, berpeluang menuju 6.888 DONE-6.988 DONE- 7.040 DONE/7.090 DONE/7.150/7.209 gap DONE. Next target 7.286/7.355,” ujar Andri dalam risetnya, Senin (6/6).
Adapun level resistance pada perdagangan hari ini akan berada di posisi 7.209/7.234/7.274/7.355, sedangkan level support berada di 7.148/7.090/7.040/7.023, dengan perkiraan range 7.120 - 7.240.
Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Leisyaputra menyampaikan, Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 1,05%, begitu juga dengan S&P 500 yang mencatat pelemahan 1,63%, bahkan indeks Nasdaq mencatat penurunan yang lebih dalam sebesar 2,47%.
“Penurunan indeks Wall Street seiring langkah investor dalam mencermati data perekonomian AS yang mencatat penambahan lapangan kerja 390.000 pada Mei 2022, lebih baik dibandingkan perkiraan dan potensi peningkatan suku bunga,” jelas Maxi.
Di sisi lain, pada Jumat lalu hampir seluruh bursa regional Asia Pasifik mengalami kenaikan. Kenaikan tertinggi dicatat oleh Nikkei, antara lain ditunjang oleh penguatan saham Fast Retailing yang cukup signifikan.
Seiring kondisi tersebut, investor dapat mencermati saham BBNI dengan rekomendasi buy pada harga 8.700 - 8.800 target 9.075/9.200 stop loss di bawah 8.450. Kemudian saham HRUM, rekomendasi buy 2.370-2.410 target 2.490-2.550 stop loss di bawah 2.230.
Investor juga dapat mencermati saham INDF, rekomendasi buy 6.600-6.650 dengan target 6.750/6.800 stop loss di bawah 6.500. Saham MAPI direkomendasikan trading buy dengan target 960/970 stop loss di bawah 870.
Related News
Sukuk Wakalah CNAF Kembali Meluncur, Imbal Hasil hingga 5,45 Persen
IHSG Tancap Gas ke 8.290, Sektor Energi dan Konsumer Pimpin Reli
Hashim Semprot OJK-BEI, Presiden Marah Soal Rasio Saham Kelewat Ngawur
IHSG Tembus 8.262 di Sesi I (11/2), Saham Konglo Naik Panggung!
Pemanfatan Hidrogen Masih Didominasi Untuk Bahan Baku Pupuk
Menperin Sudah Copot Jabatan Tersangka Penyimpangan Ekspor CPO





