IHSG Rawan Koreksi ke Level 7000, Awal Pekan Pantau Saham Berikut
:
0
EmitenNews.com—Terbentuknya pola candlestick menyerupai hanging man di Jumat (28/10) mengindikasikan bahwa IHSG masih rawan koreksi lanjutan di Senin (30/10). Perhatikan support area di kisaran level psikologis 7000-7030 di Senin (30/10). Kondisi tersebut didukung sinyal overbought pada Stochastic RSI.
Menurut Valdy Kurniawan Analis Phintraco Sekuritas, IHSG masih dibayangi oleh kondisi nilai tukar Rupiah yang masih tertahan di kisaran Rp15,500-Rp15,600 per USD. Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan sukubunga acuan ECB sebesar 75 bps (27/10) dan ekspektasi kenaikan serupa (75 bps) oleh the Fed di 3 November 2022.
Dari dalam negeri, pelaku pasar mengantisipasi data inflasi Oktober 2022 yang diperkirakan mencapai 6% yoy. Hal ini menambah tekanan bagi BI untuk kembali menaikan sukubunga acuan di November dan Desember 2022.
Mempertimbangkan sentimen-sentimen di atas sebaiknya jangan terlalu agresif dalam melakukan aksi beli. Dapat pertimbangkan speculative buy pada saham-saham dengan potensi technical rebound seperti UNVR, UNTR, ADRO dan INCO, serta emiten dengan sinyal bullish yang cukup kuat, seperti AKRA dan AMRT.
Related News
Ajaib Dapat Suntikan Rp4,8 Triliun, Bidik Ekspansi ke 1 Negara Baru
Bye-bye Agustus, Begini Proyeksi IHSG Bulan September 2026
IHSG Akhir Agustus Menguat ke 6.525, CPIN Transaksi Jumbo Harga Anjlok
Asing Terpantau Net Buy Rp183,56M di Sesi I (31/8) Jelang Efektif MSCI
Bursa Siang Berbalik Sideways, IHSG Nemplok Kembali di 6.517
Proyek KCI Molor, Peringkat Kredit INKA Anjlok ke idBB





