IHSG Rontok Jelang Iduladha, BREN cs Balik Ngegas, DSSA Masih Nyungsep
:
0
Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta (Emitennews/Aji).
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (26/5/2026). Jelang libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 H, indeks komposit anjlok 1,59% atau turun 98 poin ke level 6.130,10.
Sepanjang perdagangan, IHSG sempat bergerak fluktuatif. Setelah dibuka melemah, indeks sempat melesat hingga menyentuh level tertinggi intraday di 6.286 sebelum akhirnya terseret aksi jual masif ke posisi terendah 6.124.
Tekanan terbesar datang dari saham-saham perbankan big caps yang kompak melemah. Saham BBRI memimpin penurunan setelah ambles 3,14% ke level Rp3.070 dengan nilai transaksi mencapai Rp572,6 miliar.
Selanjutnya, saham BMRI turun 2,13% ke Rp4.130 dengan transaksi Rp758,7 miliar. Saham BBCA ikut terkoreksi 2,05% ke Rp5.975 dengan nilai transaksi jumbo Rp1,4 triliun. Sementara BBNI melemah 1,29% ke Rp3.840.
Secara keseluruhan, sebanyak 447 saham ditutup melemah, hanya 241 saham yang menguat, dan 133 saham stagnan. Nilai transaksi pasar mencapai Rp18,09 triliun dengan volume perdagangan 24,88 miliar saham.
Saham Prajogo Pangestu Balik Arah
Di tengah tekanan pasar, saham-saham Grup Barito milik Prajogo Pangestu justru kompak rebound setelah sehari sebelumnya tersungkur akibat efek rebalancing MSCI.
Saham BREN menjadi yang paling bersinar setelah melesat 10,92% ke Rp2.640. Selanjutnya saham TPIA naik 7,65% ke Rp1.900, BRPT menguat 5,07% ke Rp1.555, dan PTRO naik 4,47% ke Rp3.740.
Saham CUAN juga rebound 3,91% ke Rp505, sementara CDIA naik 2,72% ke Rp755.
Padahal sehari sebelumnya, enam saham Grup Barito tersebut kompak merah dengan koreksi terdalam dicatat TPIA yang ambles 11,75%.
Related News
Tunda Bayar Sukuk, Rating PT Pos Indonesia Berpotensi Turun?
Kado Ultah Bursa, IHSG Seketika Melenting ke 6.000 Usai Review S&P
S&P Afirmasi RI BBB/A-2, Sorot Anomali Pasar Modal & Beban Bunga Utang
Trimegah (TRIM) Lunasi Pokok Obligasi Rp150,54 Miliar
Ditopang 5 Sektor Ini, IHSG Sesi I (13/7) Berbalik Menguat
Perdana! IPOT Hadirkan AI Trading Institusional ke Investor Ritel





