EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tak mampu lepas dari tekanan dan ditutup merosot 61,63 poin atau 1,02% ke level 6.009,50, Kamis (1/10/2026).

Indeks komposit sejatinya telah jatuh ke bawah level 6.000 di mana pada perdagangan sesi 2 sempat menyentuh level terendah intraday di 5.973,16.

Tekanan jual terlihat dari penurunan harga mayoritas saham yaitu sebanyak 450 saham, hanya 206 saham menguat, dan 134 saham lainnya stagnan.

Total volume transaksi 32,94 miliar saham, frekuensi 1,58 juta kali dan nilai transaksi Rp11,06 triliun.

Transaksi terbesar dicatat BBCA senilai Rp715,3 miliar namun harga sahamnya anjlok 1,23% ke Rp6.000 per saham.

Mengikuti BBCA, TLKM mencatat transaksi terbesar kedua Rp506,6 miliar namun harga merosot 1,75% ke Rp2.250, disusul BBRI sebesar Rp416,5 miliar harga anjlok 1,27% ke Rp3.100 per saham.

Sementara itu, saham GOTO yang sudah kembali diperdagangkan sejak 28 September lalu kembali mencatat penurunan harga yang semakin dalam.

Hari ini GOTO menduduki posisi teratas volume penjualan terbesar 7,7 miliar saham dengan nilai transaksi Rp216,5 miliar. Harganya ambles 12,5% ke Rp28 per saham.

Di tengah kebakaran indeks komposit, beberapa saham mencatat penguatan harga yang signifikan. MGNA melesat 35% ke Rp189, CCSI menguat 25% ke Rp470, dan CSMI naik 23,93% ke Rp290 per saham.