IHSG Tertekan, Angkut Saham ASII, UNVR, dan HRUM
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,58 persen menjadi 8.884. Transaksi perdagangan masih didominasi tekanan jual dengan kecenderungan meningkat. Meski begitu, peluang indeks untuk menguat belum tertutup artinya masih ada peluang.
Oleh karena itu, sepanjang perdagangan hari ini, Selasa, 13 Januari 2026, indeks akan menyusuri area support 8.839-8.764, dan posisi resistance 8.908-8.996. Berdasar data dan fakta tersebut, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Astra (ASII) buy on weakness Rp6.725-6.900 per helai dengan target Rp7.100-7.225 per saham, dan stop loss Rp6.600. Harum Energy (HRUM) Rp1.090-1.155 per saham dengan target Rp1.215-1.285 per lembar, dan stop loss Rp1.050 per eksemplar.
Indah Kiat (INKP) buy on weakness Rp9.625-9.825 per lembar dengan target Rp10.225-10.525 per helai, dan stop loss Rp9.300. Unilever (UNVR) buy on weakness Rp2.400-2.560 per saham dengan proyeksi Rp2.700-2.890 per lembar, dan stop loss Rp2.350. (*)
Related News
Sideways, IHSG Jejak Level 8.970
Flash Crash IHSG: Sempat Anjlok 2,3 Persen, Saham Blue Chip Ini Anteng
IHSG (12/1) Parkir di 8.947 Saat Makan Siang, Saham Emas Kian Ceria
Kemenhub Alokasikan 150 Unit Bus Sekolah Sepanjang 2025
Tren Penurunan Bunga Simpanan Makin Tak Tertahan
Saham Belum jadi Pilihan, Inflow ke Emerging Markets Tertekan





