IHSG Tertekan, Serok Saham BBCA, SUPA, INDY, dan TINS
:
0
Seorang pengunjung tampak mengabadikan pergerkan IHSG via smartphone. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum bisa keluar tekanan. Sepanjang perdagangan kemarin, indeks terkoreksi 1,61 persen menjadi 7.022. Dan, seperti biasa transaksi perdagangan masih didominasi tekanan jual.
Saat ini, indeks masih rentan kembali menjalani zona merah. Oleh karena itu, sepanjang perdagangan hari ini, Selasa, 17 Maret 2026, indeks akan menyusuri area support 6.843-6.745, dan posisi resistance 7.117-7.239. Menilik data itu, MNC Sekuritas menyarankan investor mengoleksi saham andalan berikut.
Yaitu, Bank BCA (BBCA) buy on weakness Rp6.600-6.700 per saham dengan target Rp6.925-7.275 per lembar, dan stop loss Rp6.525. Indian Energy (INDY) buy on weakness Rp3.050-3.360 per helai dengan proyeksi Rp3.710-4.090 per lembar, dan stop loss Rp2.930 per eksemplar.
Superbank (SUPA) buy on weakness Rp780-815 per lembar dengan target Rp860-955 per saham, dan stop loss Rp745 per eksemplar. Timah (TINS) speculative buy Rp3.080-3.210 per saham dengan proyeksi Rp3.530-4.040 per lembar, dan stop loss Rp3.010 per eksemplar. (*)
Related News
BTN Pacu Ekosistem Perumahan, Bangun Hunian hingga KPR 40 Tahun
IHSG Awal Pekan Tutup di Bawah 6.200, GOTO Kini Bukan Saham Gocap Lagi
Aturan Rp1 & Evaluasi FCA Berlaku, IHSG (28/9) Dibuka Jeblok Nyaris 1%
Gocap Tapi Jumbo! GOTO Jadi Raja Market Cap Rp57T di Harga Rp50
Saham yang Bisa Dicermati Hari Ini, Cek Apa Saja!
IHSG Tertekan, Koleksi Sejumlah Saham Berikut





