IHSG Turun Tipis di Sesi I, BUKA, UNTR, AMMN Top Losers LQ45
Gambar gedung Bursa Efek Indonesia (BEI)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Kamis (10/10). IHSG turun 0,05% atau 3,93 poin ke level 7.497,35 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Total volume transaksi di bursa mencapai 9,03 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,08 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 262 saham menguat, 254 saham melemah, dan 260 saham stagnan.
Sektor barang konsumsi nonprimer menjadi pendorong utama dengan kenaikan 1,23%, memimpin enam indeks sektoral yang menguat hingga siang ini.
Sektor barang konsumsi primer mengikuti dengan kenaikan 0,51%, sementara sektor transportasi dan logistik naik 0,47%. Sektor infrastruktur, kesehatan, dan keuangan juga mencatatkan penguatan masing-masing sebesar 0,38%, 0,29%, dan 0,16%.
Di sisi lain, lima sektor menjadi pemberat IHSG. Sektor teknologi memimpin pelemahan dengan penurunan 0,83%, diikuti sektor barang baku yang terpangkas 0,52%. Sektor perindustrian turun 0,32%, sektor properti dan real estat tergerus 0,17%, serta sektor energi melemah 0,14%.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di LQ45 hingga siang ini adalah PT Indosat Tbk (ISAT) dengan kenaikan 4,02%, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) yang naik 2,86%, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang menguat 1,74%.
Sementara itu, top losers LQ45 terdiri dari PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) yang turun 5,76%, PT United Tractors Tbk (UNTR) yang melemah 2,07%, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang tergerus 1,94%.
Related News
BEI Buka Tabir HSC, Akui Ada Potensi Jangka Pendek Hingga Panjang
Tiga Penerbit Siap, OJK Kebut Finalisasi ETF Berbasis Emas di Q2-2026
2 Saham Masuk Radar UMA, Satu Terbang, Satu Tersungkur
IHSG di Ambang Tekanan, OJK Soroti Faktor Dinamika Eksternal
Operasional Pulih, BEI Buka Suspensi Laba Sekuritas Indonesia
12 Antrean Menuju IPO 2026, Bos BEI Beber Belum Ada BUMN hingga Konglo





