IHSG Turun Tipis ke 7.621, Sektor Transportasi Masih Melaju Kencang
:
0
Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta (Emitennews/Aji).
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (16/4/2026) di zona merah, turun tipis 2,20 poin atau 0,03% ke level 7.621,38. Sepanjang sesi, indeks sempat bergerak fluktuatif di rentang 7.575 hingga 7.705 sebelum akhirnya ditutup melemah tipis.
Meski enam sektor berhasil bertahan di zona hijau, dorongan tersebut belum cukup untuk mengangkat indeks komposit. Sektor transportasi menjadi motor penguatan terbesar dengan kenaikan 3,36%, disusul kesehatan 2,37%. Sementara sektor teknologi ikut menguat 1,45%.
Di sisi lain, tekanan datang dari sektor infrastruktur yang terkoreksi paling dalam sebesar 0,60%, diikuti barang baku turun 0,39%, serta properti melemah 0,35%. Koreksi sektor-sektor ini menahan laju IHSG tetap berada di area negatif.
Aktivitas perdagangan tercatat cukup ramai, dengan total volume mencapai 39,81 miliar saham dan nilai transaksi Rp18,14 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 2,64 juta kali, dengan 356 saham naik, 318 saham turun, dan 147 saham stagnan.
Di papan top gainers, saham MLPT melonjak Rp4.850 menjadi Rp29.150, disusul SRAJ naik Rp2.000 ke Rp15.100, serta SINI menguat Rp1.500 menjadi Rp16.600 per saham.
Sebaliknya, saham-saham yang tertekan paling dalam dipimpin PT Golden Flower Tbk yang turun Rp700 ke Rp14.525, lalu ITMG melemah Rp600 menjadi Rp26.825, dan IFSH terkoreksi Rp340 ke Rp2.550.
Untuk saham teraktif, BNBR memimpin dengan 125.696 kali transaksi senilai Rp724 miliar, diikuti ZATA sebanyak 86.797 kali senilai Rp206 miliar, serta BIPI sebanyak 82.205 kali senilai Rp652 miliar.
Related News
IHSG Siang Berbalik Melemah 0,36 Persen ke 7.596, Grup Prajogo Rontok
TikTok Kembangkan Kurikulum Untuk Jadi Pelaku Usaha Digital
Pemerintah Ancam Cabut Izin Importir Kedelai Ambil Untung Tak Wajar
PGEO - PLN Sepakati Tarif Listrik Untuk PLTP Lahendong
Pembukaan Melonjak 1 Persen, IHSG Duduki 7.702
Profit Taking Intai IHSG, Borong Saham AADI, ADRO, INCO, dan MDKA





