EmitenNews.com - Samsung Electronics menunjukkan kekuatannya di panggung global. Perusahaan elektronik asal Korea ini berhasil menembus 10 besar kapitalisasi pasar dunia untuk pertama kalinya. Bahkan pada satu titik selama sesi perdagangan raksasa semikonduktor ini berhasil menyalip industri kendaraan listrik Tesla milik miliarder AS, Elon Musk, untuk merebut posisi ke-9 sementara waktu.

Menurut situs pemeringkat aset global Companiesmarketcap.com pada 2 Juni, harga saham Samsung Electronics naik 1,29% dalam sehari, sehingga kapitalisasi pasarnya meningkat menjadi $1,553 triliun (sekitar 2.219 triliun won). Hal itu menempatkannya sekitar $29 miliar di atas Meta Platforms, yang berada di angka $1,524 triliun pada waktu yang sama, sehingga Samsung melesat dari peringkat ke-11 ke peringkat ke-10 dalam sekejap.

Momentum tersebut tidak berhenti di situ. Lonjakan pembelian yang terkonsentrasi secara singkat mendorong kapitalisasi pasar Samsung melampaui angka $1,553 triliun, membawanya mendekati posisi ke-9 yang ditempati Tesla ($1,561 triliun). Companiesmarketcap.com mencatat bahwa Samsung sempat menyalip Tesla untuk menduduki posisi ke-9 selama sesi perdagangan. Namun, selisih dengan Tesla kemudian melebar lagi, menjadikan posisi ke-10 sebagai hasil yang paling mungkin untuk hari itu.

AS Masih Mendominasi

Peringkat teratas dalam daftar kapitalisasi pasar global tetap dipegang teguh oleh perusahaan teknologi besar AS. Nomor satu yang tak terbantahkan adalah raja chip AI, Nvidia, dengan kapitalisasi pasar yang menjulang tinggi sebesar $5,434 triliun. Diikuti oleh Alphabet ($4,513 triliun), Apple ($4,498 triliun), Microsoft ($3,420 triliun), dan Amazon ($2,810 triliun), yang menempati posisi ke-2 hingga ke-5.

Kekuatan sektor semikonduktor menjadi tema dominan di jajaran teratas. Raksasa foundry Taiwan, TSMC, berada di peringkat ke-6 dengan nilai $2,259 triliun, sementara perusahaan chip komunikasi dan pusat data terkemuka, Broadcom, menempati peringkat ke-7 dengan nilai $2,177 triliun. Saudi Aramco berada di peringkat ke-8 dengan nilai $1,763 triliun, menegaskan kehadiran sektor energi di jajaran teratas.

Namun, pilar lain dari duopoli semikonduktor Korea Selatan, SK Hynix, menunjukkan gambaran yang kontras, dengan sahamnya merosot 2,62% pada hari itu. Kapitalisasi pasarnya menyusut menjadi sekitar $1,080 triliun, menyebabkan posisinya turun satu peringkat dalam peringkat global dari peringkat ke-12 menjadi ke-13.

Seperti dilaporkan BigGo Finance, para analis melihat masuknya Samsung Electronics ke dalam 10 besar sebagai cerminan optimisme investor global terhadap AI dan siklus pemulihan di industri semikonduktor memori. Kepemimpinan teknologi perusahaan di pasar memori bandwidth tinggi (HBM) dan potensi peningkatan pesanan foundry disebut sebagai pendorong utama yang mendukung harga sahamnya.

Beberapa pengamat pasar berpendapat bahwa jika Samsung memperoleh keunggulan berkelanjutan dalam persaingan kapitalisasi pasarnya dengan Tesla, hal itu dapat menjadi sinyal awal bagi perusahaan semikonduktor untuk membentuk kembali peringkat atas kapitalisasi pasar global.(*)