EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Senin (3/8/2026) di zona hijau, terdorong sentimen positif dari bursa global.

Mengacu data pukul 09.00 WIB, IHSG naik 36,49 poin atau 0,59% ke level 6.272,62. Indeks dibuka di 6.272,617 dan sempat menyentuh titik tertinggi 6.273,326. Titik terendah pagi ini ada di 6.237,515.

Sebanyak 301 saham menguat, 199 saham melemah, dan 201 saham stagnan. Volume transaksi tercatat 2,317 miliar saham dengan nilai turnover Rp913,438 miliar dalam 147.078 kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat Rp10.966,001 triliun.

Penguatan IHSG pagi ini sejalan dengan reli Wall Street Jumat (31/7/26) yang ditopang sektor teknologi. Dow Jones naik 0,53%, S&P 500 menguat 0,70%, dan Nasdaq melonjak 1,00% dipimpin Amazon yang terbang 15,31% usai laporan keuangan solid.

“Sentimen pasar didominasi optimisme terhadap sektor teknologi setelah laporan keuangan Amazon melampaui ekspektasi dan mendorong reli saham AI serta semikonduktor,” tulis Kiwoom dalam risetnya Senin (3/8).

Meski begitu, investor masih mencermati sikap hawkish pejabat Federal Reserve (The Fed) yang menegaskan suku bunga perlu tetap tinggi lebih lama. Di domestik, pasar juga menanti rilis data ekonomi hari ini seperti PMI Manufaktur Juli, inflasi Juli, dan neraca perdagangan Juni.

Secara teknikal, Kiwoom menyebut IHSG berhasil kembali ditutup di atas EMA10, EMA20, dan EMA50 pada akhir pekan lalu dengan RSI di 56,12 yang mengindikasikan momentum bullish mulai menguat.

“Selama IHSG mampu bertahan di atas 6.200–6.180, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju 6.244 sebagai resistance terdekat, dan apabila berhasil breakout, penguatan berpotensi berlanjut ke 6.315 hingga 6.377. Sebaliknya, apabila kembali turun di bawah 6.180, IHSG berisiko menguji support 6.186/6.177 hingga 6.135,” demikian proyeksi Kiwoom.