Incar Dana Rp1,62 T, SRAJ Minta Restu Rights Issue 8,14 Miliar Saham

EmitenNews.com - PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) berencana menggelar aksi korporasi di pasar modal dengan melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT III) dalam rangka penerbitan HMETD. Demikian disampaikan Manajemen SRAJ dalam prospektus ringkasnya, Selasa (12/10).
Dalam aksi korporasi yang biasa disebut dengan rights issue tersebut, Manajeman SRAJ bakal menerbitkan saham maksimal sebanyak 8.140.000.000 Saham Baru atau setara dengan 40,42% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah terlaksananya PUT III dengan nilai nominal Rp100 per saham. Dengan Harga Penawaran Rp200 per Saham, maka nilai transaksi dalam PUT III Perseroan diperkirakan sebanyak Rp1.628.000.000.000.
"Untuk setiap pemegang 1 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham Perseroan pada tanggal 25 Oktober 2021 pukul 16.00 WIB, berhak atas 1 HMETD, dimana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 Saham Baru. Jumlah saham yang akan diterbitkan tersebut akan bergantung pada keperluan dana Perseroan dan harga dari pelaksanaan HMETD,"tulis Manajemen SRAJ.
Dalam hal ini, PT. Surya Cipta Inti Cemerlang (SCIC) sebagai pemegang saham utama dan pengendali Perseroan telah memberikan pernyataan tidak akan melaksanakan dan akan mengalihkan seluruh HMETD yang dimilikinya kepada Grand Pacific Properties Limited (GPP) dalam PUT III ini berdasarkan surat pernyataan No 001/SP-SCIC/X/2021 tertanggal 7 Oktober 2021.
Adapun dana hasil rights issue, sekitar 93,06% atau setara dengan Rp1.515.125.622.597, akan digunakan untuk pembayaran utang kepada kepemegang saham SCIC. Kemudian sisanya sekitar 6,94% atau setara dengan Rp112.874.377.403, akan digunakan untuk modal kerja termasuk namun tidak terbatas untuk pembelian peralatan kesehatan, pengembangan rumah sakit, dan lain-lain.
Untuk itu, Manajemen SRAJ akan menggelar RUPSLB terkait dengan rencana PUT III pada 17 November 2021 pada pukul 14.00 WIB di Jakarta.
Related News

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun