Incar Dividen, Pentolan Ini Rajin Akumulasi Saham BFIN
:
0
Gedung BFI Finance tampak berdiri kukuh. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Pentolan BFI Finance Indonesia (BFIN) agresif menyerok saham perseroan. Itu ditunjukkan dengan menyedot 350.000 saham perseroan. Transaksi akumulasi saham itu, telah ditahbiskan pada 1 Desember 2025.
Transaksi pembelian petinggi perseroan itu, terjadi dengan harga pelaksanaan Rp750 per saham. Menyusul skema harga itu, sang direktur perseroan cukup merogoh dana taktis Rp262,5 juta. Pengurus perseroan tersebut tidak lain adalah Iwan.
Iwan sebagai direkstur perseroan kini, mengemas 2 juta lembar alias setara dengan 0,01 persen. Bertambah 0,002 persen dari periode sebelum transaksi dengan koleksi 1,65 juta eksemplar. Timbunan saham sebelum transaksi itu selevel dengan 0,01 persen.
Tindakan kontra dilakukan komisaris perseroan yaitu Francis Lay Sioe Ho. Ya, Francis justru mendivestasi 5 juta helai senilai Rp3,75 miliar. Dengan begitu, koleksi saham Francis menjadi 338,9 juta lembar setara 2,25 persen. susut 0,033 persen dari 343,9 juta saham atau 2,29 persen.
Tindakan Iwan itu, bersamaan dengan keputusan perseroan untuk membagi dividen Rp519,72 miliar. Pembayaran dividen interim senilai Rp35 per lembar akan dilakukan pada 18 December 2025. Cum daet pasar reguler dan pasar negosiasi pada 10 Desember 2025. Recording date pada 12 Desember 2025 pukul 16.00 WIB. (*)
Related News
TINS Tabulasi Laba Rp1,5 Triliun, Melesat 1.183 Persen Kuartal I 2026
Tutup Kuartal I, Penjualan TRIS Naik 13,18 Persen
Makin Bengkak, WIKA Tekor Rp1,13 Triliun Kuartal I 2026
Laba PTMR Melonjak 154 Persen Q1 2026, Saham Jalani Suspensi
Kinerja Moncer, Laba BCIP Melonjak 225 Persen Q1 2026
Drop 109 Persen, EMTK Kuartal I Boncos Rp335,85 Miliar





