Incar Pertumbuhan Double Digit, Ini Beragam Upaya Jasuindo (JTPE)
Manajemen Jasuindo (JTPE). FOTO-DOK Jasuindo
EmitenNews.com - PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk menargetkan pertumbuhan penjualan dua digit pada tahun 2026. Target tersebut cukup realistis mengingat kinerja kuartal ketiga tahun lalu menunjukkan momentum positif.
Menurut Direktur Utama Jasuindo Allan Wibisono Oei, Selasa (13/1), perseroan mencatat pertumbuhan laba bersih tumbuh 29% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp167,92 miliar. Total penjualan pada periode yang sama juga menguat 12% (yoy) menjadi Rp1,26 triliun.
Untuk mencapai target penjualan tahun ini, emiten dengan kode saham JTPE itu akan menggenjot ekspansi pasar ekspor dan domestik, salah satunya melalui kemitraan strategis di Asia. Selain itu, JTPE juga akan melakukan perluasan kapasitas produksi untuk produk high security document sehingga kemampuan produksi paspor dan komponen paspor bisa ditingkatkan.
Allan menyampaikan, “Kontributor terbesar penjualan tahun ini diproyeksikan masih akan berasal dari lini bisnis sekuriti, mengingat terus meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk dengan pengamanan yang tinggi.”
Di sisi lain, Perusahaan juga terus mengembangkan segmen brand protection yang juga masuk pada lini bisnis sekuriti, dimana permintaannya diproyeksikan akan meningkat. Produk-produk brand protection yang dikembangkan meliputi: solusi secure labels (RFID dan stiker label otomotif), solusi tamper evident (segel, pita pengaman, shrink wrap untuk makanan dan farmasi), solusi hologram, serta solusi anti-counterfeit seperti kode QR dan NFC untuk autentikasi.
Seiring dengan peningkatan kebutuhan proteksi dari konsumen, JTPE melakukan penambahan kapasitas produksi untuk security packaging dan label. Peningkatan ini diharapkan akan menyumbang pertumbuhan double-digit baik dari sisi kapasitas maupun penjualan.
Perusahaan juga terus gencar dalam melakukan pengembangan teknologi Radio Frequency Identification (RFID), sebuah perangkat nirkabel untuk mengidentifikasi atau melacak objek. RFID memiliki beragam aplikasi, termasuk sistem e-toll, akses karyawan, akses gedung, pelacakan aset serta inventaris, dan lainnya.
Komitmen JTPE di bidang ini diwujudkan melalui rencana perluasan pasar RFID lewat joint venture dengan salah satu pemain security terkemuka di Asia untuk mengembangkan komponen RFID. Saat ini, Perusahaan memiliki kapasitas untuk memproduksi RFID menjadi barang jadi. Kerja sama ini akan memungkinkan produksi bahan setengah jadi yang dapat digunakan oleh JTPE sendiri maupun dijual ke pasar ekspor dan domestik lainnya.
“Kami berharap kemitraan ini dapat mengantarkan JTPE menjadi penyedia RFID dan komponen RFID terbesar di Indonesia yang mampu melayani kebutuhan ekspor dan domestik, sekaligus mendorong pertumbuhan jangka panjang Perusahaan,” tutur Allan. (*)
Related News
Kata Bos SOFA Soal Volatilitas Saham, Efek Ikut Tender Danantara?
Dilego Chengdong hingga Rp1,41 Triliun, Harga Saham BUMI Ambrol
Jaga Keandalan Pabrik, TPIA Lakukan Tindakan Ini
Djoni Borong 5 Persen Saham FOLK, Pasar Langsung Bereaksi
UNTR Injeksi Entitas Usaha Rp500 Miliar, Telisik Tujuannya
Jual Murah, Pengendali ARKO Lepas Jutaan Saham Rp1.800 per Lembar





